KUKAR: Kecamatan Kembang Janggut di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dikenal sebagai salah satu sentra penghasil kelapa sawit, dengan sekitar 60-70% warga bergantung pada perkebunan sawit sebagai sumber mata pencaharian.
Plt Camat Kembang Janggut, Suhartono, menyampaikan bahwa pemerintah terus memberikan dukungan untuk pengembangan komoditas ini. Hingga kini, telah berdiri dua pabrik perusahaan besar yang bergerak di bidang kelapa sawit. Selain itu, pemerintah Kabupaten Kukar juga berencana membangun pabrik minyak merah di Desa Kelekat, yang saat ini berada pada tahap persiapan pemotongan lahan.
“Kami bekerja sama dengan pemerintah desa untuk memfasilitasi legalitas lahan hibah di Desa Kelekat, sehingga pembangunan pabrik minyak merah dapat segera terlaksana dengan dukungan Dinas Perdagangan sebagai pelaksananya,” jelas Suhartono, Senin (18/11/2024).
Dinas Perkebunan juga dilibatkan untuk memastikan ketersediaan bahan baku sawit yang cukup bagi operasional pabrik tersebut. Menurut Suhartono, potensi besar dari sektor ini tidak hanya mendukung keberadaan dua perusahaan sawit yang ada, tetapi juga diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat setempat melalui pembangunan pabrik baru.
“Kami optimistis dengan hadirnya pabrik ini, ekonomi masyarakat akan terdongkrak secara signifikan,” tambahnya.
Pemerintah Kecamatan Kembang Janggut juga aktif mengkoordinasikan berbagai kebutuhan pekebun kelapa sawit dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
Sejauh ini, dukungan yang telah diberikan mencakup Bibit kelapa sawit berkualitas, Peningkatan infrastruktur jalan untuk mendukung distribusi hasil perkebunan, Pengadaan sarana dan prasarana pendukung lainnya.
Bantuan ini merupakan komitmen pemerintah daerah untuk memastikan bahwa para petani kelapa sawit dapat memperoleh hasil maksimal dari usaha mereka.
Dengan adanya infrastruktur baru dan dukungan dari pemerintah, Kecamatan Kembang Janggut diharapkan mampu memperkuat posisinya sebagai salah satu sentra utama kelapa sawit di Kukar. Hal ini juga diyakini akan memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah secara keseluruhan. (adv/dk)

















