Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
KUTAI KARTANEGARA

Pemantauan Hilal di Kukar Terkendala Cuaca, Awal Ramadhan Tunggu Sidang Isbat

403
×

Pemantauan Hilal di Kukar Terkendala Cuaca, Awal Ramadhan Tunggu Sidang Isbat

Share this article
toi
Example 468x60

KUKAR: Kementerian Agama (Kemenag) Kutai Kartanegara menggelar Rukyatul Hilal di Kantor Nahdlatul Ulama (NU) Kukar pada Jumat (28/2/2025). Namun, hasil pemantauan menunjukkan bahwa hilal belum terlihat karena kondisi cuaca mendung yang menghalangi pengamatan.

Kepala Kemenag Kukar, H. Nasrun, menjelaskan bahwa pemantauan ini dilakukan untuk menentukan awal bulan Ramadhan 1446 Hijriyah. “Kami menggunakan alat yang sesuai dengan azimut yang telah ditentukan, yaitu di posisi 263 derajat. Namun, hilal tidak terlihat,” ujar Nasrun.

Nasrun menambahkan bahwa beberapa faktor turut mempengaruhi ketidakmampuan melihat hilal, salah satunya adalah kondisi geografis lokasi pemantauan. “Idealnya, pemantauan dilakukan di area pantai, karena hilal lebih mudah terlihat saat terbenam di laut. Namun, lokasi kami terhalang oleh gunung, sehingga pandangan menjadi terbatas,” jelasnya.

Kondisi serupa, lanjut Nasrun, terjadi di beberapa wilayah Indonesia. Oleh karena itu, penentuan awal Ramadhan akan menunggu keputusan dari sidang isbat yang digelar oleh pemerintah pusat.

Dalam menentukan awal bulan Hijriyah, terdapat dua metode yang digunakan oleh organisasi Islam di Indonesia. Nahdlatul Ulama (NU) dan beberapa organisasi Islam lainnya menggunakan metode Imkanur Rukyah, yang mengacu pada kemungkinan terlihatnya hilal dengan mata telanjang. Sedangkan Muhammadiyah menggunakan metode Wujudul Hilal, yang menetapkan awal bulan Hijriyah berdasarkan perhitungan astronomi tanpa harus melihat hilal secara langsung.

“NU dan beberapa organisasi Islam menggunakan metode Imkanur Rukyah, sedangkan Muhammadiyah menggunakan metode Wujudul Hilal,” terang Nasrun.

Berdasarkan perhitungan astronomi, 1 Ramadhan 1446 H diperkirakan jatuh pada Sabtu, 1 Maret 2025. Namun, hilal baru bisa terlihat ketika posisinya berada di atas 2 derajat. Karena hingga saat ini hilal belum tampak, keputusan final mengenai awal Ramadhan akan menunggu hasil sidang isbat.

Kemenag Kukar juga mengimbau masyarakat untuk menjaga kondusivitas wilayah selama bulan suci Ramadhan. “Mari kita sambut bulan penuh berkah ini dengan meningkatkan amal ibadah dan saling menghormati, termasuk kepada mereka yang tidak menjalankan ibadah puasa,” katanya.(dk)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *