Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
KUTAI KARTANEGARA

PASI Kukar Siapkan Program Tiga Zona untuk Jaring Atlet Berprestasi hingga Pelosok

239
×

PASI Kukar Siapkan Program Tiga Zona untuk Jaring Atlet Berprestasi hingga Pelosok

Share this article
Pelantikan Pengurus PASI sekaligus Pelatihan Pelatih Dasar Atletik di Hotel Grand Elty Singgasana, Tenggarong. (Irvan/dutakaltimnews.com)
Pelantikan Pengurus PASI sekaligus Pelatihan Pelatih Dasar Atletik di Hotel Grand Elty Singgasana, Tenggarong. (Irvan/dutakaltimnews.com)
Example 468x60

KUKAR: Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menyiapkan program pembinaan atlet berbasis tiga zona, yakni wilayah hulu, tengah, dan pesisir.

Program ini dirancang untuk menjaring bibit atlet potensial secara lebih merata, sehingga kesempatan berprestasi tidak hanya terbuka bagi atlet yang berada di Tenggarong.

Rencana tersebut disampaikan Ketua Umum PASI Kukar, Sopan Sopian, usai pelantikan pengurus sekaligus kegiatan pelatihan pelatih dasar atletik Kukar yang berlangsung di Hotel Grand Elty Singgasana Tenggarong, Senin (19/10/2026).

pasi kukar 2

Sopan menjelaskan, pelantikan pengurus menjadi langkah awal untuk memperkuat organisasi sekaligus meningkatkan kinerja PASI Kukar dalam melahirkan atlet-atlet atletik yang mampu bersaing di berbagai tingkatan kompetisi.

Menurutnya, keberadaan pengurus baru diharapkan dapat membawa pembinaan atlet berjalan lebih terarah, terencana, dan berkelanjutan, terutama dalam mengembangkan potensi generasi muda di berbagai kecamatan.

“Untuk jangka panjang, kami akan mempunyai program tiga zona, yaitu zona hulu, zona tengah, dan zona pesisir. Melalui program ini, pencarian atlet berprestasi bisa dilakukan secara lebih terarah di setiap zona,” ujarnya.

Ia menerangkan, setiap zona nantinya menjadi wilayah pengembangan sekaligus penjaringan atlet muda. Melalui kegiatan seleksi dan program pembinaan di masing-masing wilayah, PASI Kukar berharap dapat menemukan talenta-talenta baru yang selama ini belum terjangkau secara maksimal.

Atlet yang terjaring kemudian diharapkan memperoleh kesempatan untuk berkembang dan memperkuat Kukar dalam berbagai ajang olahraga, mulai dari kompetisi tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional.

Sopan menilai potensi atletik di Kukar cukup besar dan tidak hanya terpusat di Tenggarong. Sejumlah wilayah lain, seperti Kota Bangun dan Muara Wis, juga memiliki atlet yang berpotensi dikembangkan menjadi atlet berprestasi.

“Insyaallah banyak potensi yang bisa digali. Tadi juga sudah disampaikan adanya atlet dari wilayah Kota Bangun dan Muara Wis. Ini menjadi peluang bagi kami untuk memperluas pencarian bibit atlet di daerah,” jelasnya.

Meski demikian, ia mengakui pengembangan program tersebut menjadi tantangan tersendiri karena dirinya baru mengemban amanah sebagai Ketua Umum PASI Kukar.

Karena itu, diperlukan pemetaan potensi serta koordinasi dengan berbagai pihak agar program pembinaan dapat berjalan efektif.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara PASI, pemerintah daerah, dunia usaha, dan perusahaan dalam mendukung pengembangan olahraga atletik.

Dukungan tersebut diperlukan agar proses pencarian bakat, pembinaan, hingga peningkatan kualitas atlet dapat dilakukan secara berkesinambungan.

“Kami berharap PASI bisa bersinergi dengan seluruh elemen, baik pemerintah, dunia usaha, maupun perusahaan, untuk bersama-sama mengembangkan atletik di Kukar,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar, Aji Ali Husni, mengatakan pelatihan dasar pelatih atletik menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) keolahragaan sekaligus memperkuat pembinaan atlet di daerah.

Ia menilai, perkembangan olahraga lari di tengah masyarakat, termasuk di kalangan anak muda, menjadi peluang yang harus dimanfaatkan untuk melahirkan atlet-atlet berprestasi. Namun, peningkatan minat tersebut perlu diimbangi dengan ketersediaan pelatih yang memiliki kompetensi sesuai standar.

“Perkembangan atletik di tempat kita ini luar biasa. Semangat lari yang sudah memasyarakat juga menular kepada anak-anak muda. Tentunya, ini harus kita manfaatkan untuk mengarahkan mereka menjadi atlet berprestasi, khususnya di cabang olahraga atletik,” ujarnya.

Ali menjelaskan, pelatihan tersebut diikuti peserta dari sejumlah kecamatan, di antaranya Sangasanga, Marangkayu, Kota Bangun, dan Muara Muntai. Para peserta diharapkan mampu mengembangkan pembinaan di wilayah masing-masing sekaligus menjaring talenta baru yang berpotensi menjadi atlet andalan Kukar.

Menurutnya, salah satu tantangan yang perlu mendapat perhatian adalah minimnya atlet pada nomor atletik lapangan, seperti tolak peluru, tolak martil, dan lempar cakram. Sementara itu, nomor lari relatif lebih mudah mendapatkan peminat.

“Kalau nomor lari, seperti maraton, lari 100 meter, sprint, dan estafet, relatif mudah kita mendapatkan atletnya. Tetapi untuk nomor lapangan, seperti tolak peluru, tolak martil, dan lempar cakram, jumlah atletnya masih sangat sedikit. Karena itu, melalui pelatihan ini kita bisa mulai memetakan dan mencari bakat-bakat baru,” jelasnya.

Untuk memperluas penjaringan atlet, Dispora Kukar juga berencana menyinkronkan program pembinaan dengan Dinas Pendidikan, sehingga atletik dapat dikembangkan melalui kegiatan ekstrakurikuler di sekolah. Langkah ini diharapkan membuka peluang bagi pelajar tingkat SD dan SMP untuk mengenal atletik sejak dini.

Ali mengungkapkan, pembinaan secara terstruktur di wilayah hulu, tengah, dan pesisir juga perlu diperkuat. Menurutnya, potensi generasi muda di wilayah tersebut cukup besar dan dapat dikembangkan melalui pelatihan yang berkelanjutan.

Selain itu, pelatihan turut melibatkan penyandang disabilitas. Keterlibatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerataan kesempatan dalam olahraga sekaligus membuka peluang untuk menjaring atlet disabilitas potensial yang dapat dipersiapkan mengikuti Pekan Paralimpik Provinsi (Peparprov).

“Kami berkomitmen menyetarakan kesempatan antara teman-teman nondisabilitas dan penyandang disabilitas. Kami berharap kebutuhan pelatih bisa terpenuhi dengan baik, sehingga pembinaan olahraga atletik di Kukar semakin berkembang,” pungkasnya. (Van)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *