KUKAR : Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus memperkuat langkah strategis dalam memajukan sektor pariwisata daerah melalui kolaborasi lintas sektor. Dinas Pariwisata (Dispar) Kukar menggandeng berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mendorong pengembangan destinasi wisata yang berkelanjutan dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
Plt Kepala Dinas Pariwisata Kukar, Arianto, menegaskan bahwa pembangunan pariwisata tidak dapat dilakukan secara parsial. Diperlukan sinergi antara dinas pariwisata dengan OPD lain yang memiliki kewenangan dan sumber daya yang berkaitan dengan pengembangan destinasi wisata.
“Memajukan pariwisata tidak bisa dikerjakan sendiri. Banyak hal yang perlu melibatkan lintas sektor. Misalnya, ketika ada kebutuhan infrastruktur jalan, penerangan, atau pengelolaan lingkungan, tentu kita harus koordinasi dengan dinas teknis terkait,” ujar Arianto Senin (21/04/2025).
Dispar Kukar selama ini telah melakukan koordinasi intensif dengan OPD lain seperti Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Lingkungan Hidup, hingga Dinas Perhubungan, guna menunjang fasilitas dan aksesibilitas destinasi wisata. Bentuk dukungan yang diberikan pun beragam, mulai dari pembangunan jalan menuju lokasi wisata, perbaikan jembatan penghubung desa, hingga penyediaan penerangan jalan dan fasilitas umum lainnya.
Beberapa destinasi wisata yang telah merasakan dampak positif dari kolaborasi ini antara lain Desa Wisata Pela, Danau Tanjung Sarai, dan sejumlah objek wisata desa lainnya di Kukar.
“OPD-OPD ini turut memberi kontribusi penting. Dukungan mereka sangat membantu mendorong pertumbuhan kunjungan wisatawan ke desa-desa wisata,” kata Arianto.
Selain menggandeng OPD, Dispar Kukar juga secara aktif menyalurkan bantuan langsung kepada pengelola wisata desa melalui program sarana dan prasarana pariwisata. Bantuan yang diberikan disesuaikan dengan usulan dari masing-masing pengelola, seperti pembangunan gazebo, penambahan wahana permainan, hingga penyediaan peralatan wisata lainnya.
Proses penyaluran bantuan ini melalui tahapan verifikasi yang ketat, baik dari sisi administrasi maupun survei lapangan untuk memastikan kelayakan dan kebutuhan riil penerima.
“Kita tidak hanya menyalurkan bantuan begitu saja. Semua kita verifikasi agar tepat sasaran dan benar-benar berdampak positif pada peningkatan kunjungan wisatawan,” jelas Arianto.
Ia menambahkan bahwa bantuan yang diberikan bertujuan untuk meningkatkan daya tarik destinasi sekaligus menciptakan pengalaman wisata yang lebih baik bagi pengunjung. Dengan demikian, sektor pariwisata bisa menjadi salah satu penggerak utama ekonomi lokal yang berkelanjutan.
“Pariwisata ini peluang besar. Dengan pengelolaan yang baik dan dukungan penuh dari semua pihak, saya yakin Kukar bisa menjadi salah satu pusat wisata unggulan di Kalimantan Timur,” katanya.
Tak lupa, Arianto juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh OPD yang telah terlibat dalam mendukung pengembangan wisata daerah. Menurut Arianto, kolaborasi yang kuat antar lembaga adalah kunci utama dalam membangun sektor pariwisata yang tangguh.
“Apresiasi kami sampaikan kepada OPD yang telah membantu. Semoga ke depan sinergi ini terus terjaga dan sektor pariwisata Kukar semakin berkembang dan menjadi kebanggaan bersama,” tutupnya. (Adv/dk)

















