Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
EKONOMI DAN BISNISKUTAI KARTANEGARA

Musim Layangan, Toko Layangan Daeng di Tenggarong Kebanjiran Pembeli Anak-anak

216
×

Musim Layangan, Toko Layangan Daeng di Tenggarong Kebanjiran Pembeli Anak-anak

Share this article
Toko Layangan Daeng di Jalan AM. Sangaji, Kelurahan Baru, Tenggarong (Dok. Andri/dutakaltimnews.com) 
Toko Layangan Daeng di Jalan AM. Sangaji, Kelurahan Baru, Tenggarong (Dok. Andri/dutakaltimnews.com) 
Example 468x60

KUKAR: Musim bermain layangan membawa berkah bagi Toko Layangan Daeng yang berlokasi di Jalan AM Sangaji Nomor 3, RT 7, Tenggarong. Toko yang mulai beroperasi sejak 2019 itu menyediakan berbagai jenis layangan, seperti Sukoi, Gordon Hias, Seot, aneka gelasan, benang kenur, hingga beragam aksesori layangan.

Penjaga Toko Layangan Daeng, Asmirayanti, mengatakan harga layangan yang dijual cukup terjangkau, yakni mulai Rp2.000 hingga Rp8.000 per buah. Menurutnya, layangan dengan harga Rp2.000 menjadi produk yang paling banyak diminati oleh anak-anak.

“Yang paling banyak dicari anak-anak itu layangan harga Rp2.000 karena harganya murah,” ujarnya Sabtu (4/7/2026).

Seluruh layangan yang dijual di toko tersebut didatangkan dari pengrajin di Pulau Jawa. Sementara untuk layangan berukuran besar tersedia dalam jumlah terbatas karena harganya lebih mahal dan umumnya diminati oleh kalangan dewasa yang memiliki hobi bermain layangan.

IMG 20260704 113537

Selain layangan, toko juga menyediakan berbagai perlengkapan pendukung, seperti gelasan, benang kenur, hingga pelindung jari yang dibutuhkan saat bermain layangan.

Asmirayanti mengungkapkan penjualan layangan bersifat musiman. Ramainya pembeli biasanya berlangsung sekitar satu hingga dua bulan, terutama saat musim kemarau dan libur sekolah. Dalam satu bulan pada musim tersebut, penjualan layangan dapat mencapai sekitar 10 hingga 20 buah atau lebih, tergantung tingkat permintaan.

“Kalau musim layangan memang ramai. Biasanya mulai sekitar bulan April dan saat libur sekolah. Setelah itu penjualannya kembali sepi,” katanya.

Ia menuturkan mayoritas pembeli merupakan anak-anak yang datang membeli secara eceran. Meski demikian, sesekali ada pelanggan dewasa yang mencari layangan berukuran besar untuk kebutuhan hobi maupun perlombaan.

Menurutnya, perbedaan harga layangan dipengaruhi oleh kualitas bahan yang digunakan, terutama jenis bambu dan kualitas kertas. Layangan dengan harga lebih tinggi menggunakan bambu yang lebih tua dan kuat serta bahan kertas yang lebih berkualitas.

Toko Layangan Daeng melayani pembeli setiap hari mulai pagi hingga setelah waktu Magrib.

Saat ini tersedia sekitar 50 varian layangan dengan berbagai ukuran dan motif yang disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan. (and)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *