BALIKPAPAN: Kepolisian membuka layanan penitipan kendaraan gratis bagi masyarakat yang akan mudik Lebaran dan meninggalkan rumah dalam waktu cukup lama. Fasilitas ini disiapkan untuk memberikan rasa aman sekaligus mencegah potensi tindak kriminal selama masa libur Idulfitri.
Kapolda Kalimantan Timur, Irjen Pol Endar Priantoro, mengatakan masyarakat dapat menitipkan kendaraannya di kantor polisi terdekat selama menjalani mudik.
“Ini sebagai langkah pencegahan agar masyarakat merasa lebih aman saat meninggalkan rumah, sehingga masyarakat yang akan mudik dan meninggalkan kendaraan di rumah, bisa dititipkan di kantor polisi terdekat,” ujar Endar usai apel pembukaan Operasi Ketupat Mahakam di halaman Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC) Dome, Kamis (12/3/2026).
Selain menyediakan tempat penitipan kendaraan, kepolisian juga akan meningkatkan patroli rutin di kawasan permukiman yang ditinggalkan pemilik rumah selama mudik Lebaran.
Langkah tersebut dilakukan untuk meminimalkan potensi kejahatan, sekaligus memastikan lingkungan perumahan tetap aman selama banyak warga bepergian ke kampung halaman.
“Kami tetap melakukan patroli rutim, terutama di daerah-daerah rawan dan kawasan permukiman yang banyak ditinggalkan pemilik rumah saat mudik,” jelasnya.
Dalam rangka pengamanan Lebaran tahun ini, Polda Kalimantan Timur juga menyiagakan 1.975 personel gabungan yang terdiri dari unsur Polri, TNI, serta berbagai instansi terkait. Personel tersebut dilibatkan dalam pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 yang digelar, untuk mengamankan seluruh rangkaian kegiatan masyarakat selama periode Lebaran.
Menurut Endar, apel gelar pasukan yang dilaksanakan menjadi tanda dimulainya kesiapan aparat dalam mengawal arus mudik, pelaksanaan Hari Raya Idulfitri, hingga arus balik Lebaran.
“Untuk mengamankan aktivitas masyarakat selama periode Lebaran, seluruh personel disiapkan mulai dari perjalanan mudik, kegiatan ibadah, hingga mobilitas masyarakat di berbagai tempat keramaian,” katanya.
Untuk mendukung pengamanan tersebut, aparat juga mendirikan puluhan pos pengamanan dan pelayanan di berbagai titik strategis di wilayah Kalimantan Timur.
Secara keseluruhan terdapat 52 pos pengamanan, 22 pos pelayanan, serta 14 pos terpadu yang disiapkan guna memastikan kelancaran arus mudik dan aktivitas masyarakat selama libur Lebaran.
Tidak hanya itu, aparat juga akan mengamankan sedikitnya 2.211 objek vital dan pusat aktivitas masyarakat selama periode Idulfitri. Objek tersebut meliputi pelabuhan, bandara, tempat wisata, rumah ibadah, pusat perbelanjaan, hingga fasilitas kesehatan yang diperkirakan mengalami peningkatan aktivitas selama masa libur.
Kepolisian berharap berbagai langkah pengamanan yang disiapkan ini dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat yang merayakan Idulfitri maupun yang melakukan perjalanan mudik di wilayah Kalimantan Timur.(las)

















