Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
HeadlineHUKUM DAN KRIMINAL

Miring Usai Sandar di Pelabuhan Semayang, Satu Penumpang Kapal Feri Dharma Kartika IX Diduga Tewas

124
×

Miring Usai Sandar di Pelabuhan Semayang, Satu Penumpang Kapal Feri Dharma Kartika IX Diduga Tewas

Share this article
25882c68 179b 4eb4 af24 55e6bef40d4b 1
Kapal feri Dharma Kartika IX mengalami kondisi miring, di Pelabuhan Semayang, Balikpapan, Kalimantan Timur, Selasa (27/1/2026). (Foto: Sulastri/Dutakaltimnews.com)
Example 468x60

BALIKPAPAN: Kedatangan kapal feri Dharma Kartika IX di Pelabuhan Semayang, Balikpapan, Kalimantan Timur, Selasa (27/1/2026) berubah menjadi situasi darurat. Sesaat setelah sandar, kapal yang datang dari Parepare, Sulawesi Selatan, itu dilaporkan mengalami kondisi miring.

Aparat melakukan evakuasi cepat terhadap penumpang. Insiden tersebut menyebabkan sejumlah penumpang mengalami luka-luka dan harus dievakuasi ke RS Bhayangkara Balikpapan.

Di tengah proses penyelamatan, satu penumpang dilaporkan diduga meninggal dunia setelah terjepit di antara kendaraan, tepatnya truk bermuatan sembako, di dalam dek kapal.

Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Balikpapan, Kolonel Laut (P) Topan Agung Yuwono, mengatakan laporan pertama diterima sekitar pukul 07.00 Wita, tak lama setelah kapal bersandar di dermaga.

“Sekitar pukul 07.00 pagi kami menerima permintaan bantuan dari masyarakat, khususnya penumpang yang baru turun dari kapal feri Dharma Kartika IX yang datang dari Parepare menuju Balikpapan,” ujar Topan.

Laporan awal menyebutkan kapal dalam kondisi miring dan terdapat penumpang yang terjepit di dalam kendaraan kecil di dek kapal. Menyikapi kondisi tersebut, Lanal Balikpapan langsung mengerahkan personel dan berkoordinasi dengan Polresta Balikpapan, Polsek Pelabuhan Semayang, Basarnas, Pelindo, serta Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP).

“Fokus utama kami adalah evakuasi korban luka, baik ringan maupun berat. Sekitar empat orang sudah dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara,” jelas Topan.

Proses evakuasi tidak sepenuhnya berjalan lancar. Di dalam kapal masih terdapat satu penumpang yang diduga meninggal dunia, namun belum dapat dievakuasi karena posisinya terjepit di antara kendaraan.

“Korban berada di bagian tengah kapal dan terjepit kendaraan kecil, sehingga evakuasi belum bisa dilakukan sebelum kondisi benar-benar aman,” katanya.

Topan menambahkan, sebelum evakuasi lanjutan dilakukan, area pelabuhan harus disterilkan karena kondisi kapal yang miring berpotensi membahayakan keselamatan petugas.

“Kami mengamankan area bersama Polri, Pelindo, dan stakeholder pelabuhan. Setelah aman, kendaraan akan dikeluarkan satu per satu untuk mengurangi beban kapal,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Pelabuhan Semayang Balikpapan, AKP Harri Purnomo, mengatakan pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab insiden tersebut.
“Penyebab kejadian masih kami selidiki. Saat ini fokus utama adalah pengamanan lokasi dan proses evakuasi,” ujarnya.

Terkait status kapal, Harri menyebutkan belum ada keputusan apakah Dharma Kartika IX akan ditahan atau diizinkan melanjutkan pelayaran.
“Belum bisa dipastikan. Kami menunggu hasil penyelidikan,” katanya.

Diketahui, kapal feri Dharma Kartika IX seharusnya tiba di Pelabuhan Semayang sekitar pukul 02.00 Wita, namun baru bersandar sekitar pukul 06.00 Wita. Kondisi kapal miring baru diketahui setelah kapal berada di dermaga.(las)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *