KUKAR: Program berobat gratis cukup menggunakan KTP yang digagas Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) ternyata masih menyisakan persoalan di lapangan.
Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, mengakui masih banyak warga yang tercatat membayar iuran BPJS Kesehatan kelas 3 secara mandiri, padahal pemerintah daerah telah menjamin pembiayaannya.
Menurut Aulia, seluruh masyarakat Kukar yang terdaftar sebagai peserta BPJS kelas 3 seharusnya sudah otomatis ditanggung oleh Pemkab Kukar melalui kerja sama dengan BPJS Kesehatan.
“Kita punya program berobat gratis cukup menggunakan KTP. Seluruh warga masyarakat Kabupaten Kukar itu kita jamin jaminan kesehatannya,” ujarnya, Jumat (8/5/2026).
Ia menjelaskan, kesepakatan antara Pemkab Kukar dan BPJS Kesehatan telah memastikan pembiayaan peserta BPJS kelas 3 menjadi tanggung jawab pemerintah daerah.
“Kita sudah bersepakat bahwa seluruh warga masyarakat Kabupaten Kukar asal memilih berada di posisi BPJS kelas 3 itu sudah pasti ditanggung oleh pemerintah daerah Kabupaten Kukar,” ungkapnya.
Meski demikian, ia menerima laporan bahwa masih ada warga yang tetap membayar iuran secara pribadi. Kondisi tersebut dinilai sebagai bentuk belum optimalnya pelaksanaan program di lapangan.
“Saya tegaskan, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara menjamin seluruhnya BPJS kelas 3 untuk seluruh masyarakat Kutai Kartanegara,” tegasnya.
Aulia bahkan menilai, jika masih ada masyarakat yang harus membayar sendiri, maka hal itu menjadi tanggung jawab pemerintah daerah.
“Kalau ada yang mengeluhkan bahwa mereka masih membayar, itu salahnya kita. Bukan salah mereka,” pungkasnya. (*van)

















