Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
ADVERTORIALHeadline

Melalui KBKPI, Disdikbud Kukar Lakukan Pendampingan Sekolah Rujukan Google

518
×

Melalui KBKPI, Disdikbud Kukar Lakukan Pendampingan Sekolah Rujukan Google

Share this article
Ketua KBKPI Kukar yang juga Kasi Penjaminan Mutu Kelembagaan SMP Disdikbud Kukar, Emi Rosana Saleh
Ketua KBKPI Kukar yang juga Kasi Penjaminan Mutu Kelembagaan SMP Disdikbud Kukar, Emi Rosana Saleh
Example 468x60

KUKAR: Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Kartanegara (Kukar) terus berupaya memajukan pendidikan di Kukar, salah satunya melalui Komunitas Belajar Kukar Pintar Idaman (KBKPI) Kukar dengan melakukan pendampingan sekolah rujukan Google.

Ketua KBKPI Kukar yang juga Kasi Penjaminan Mutu Kelembagaan SMP Disdikbud Kukar, Emi Rosana Saleh, mengatakan tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan pemahaman kepada para guru mengenai proses pembelajaran berbasis teknologi digital.

“KBKPI merupakan komunitas yang dibentuk oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar berdasarkan peraturan Bupati (Perbub),” kata Emi pada Rabu (31/7/24).

Emi menyebutkan ada 16 sekolah yang menjadi piloting rujukan Google, terdiri dari jenjang SD dan SMP. Kedepannya, akan ada tambahan 4 sekolah lagi yang menjadi rujukan Google, sehingga seluruh kecamatan di Kukar memiliki perwakilan.

“Kegiatan ini akan kita laksanakan sekitar Juli 2024. Pendampingan ini sangat perlu dilakukan agar proses pembelajaran berbasis digital berjalan lancar,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa sekolah-sekolah di Kukar selama ini sudah paham dengan teknologi digital. Guru-guru di Kukar tidak ketinggalan zaman terkait metode pembelajaran berbasis digital. Pertimbangan sekolah menjadi piloting rujukan Google adalah karena proses pembelajaran di sekolah tersebut sudah berbasis digital.

“Kami juga telah mengunjungi Kantor Google dan diperkenalkan produk Artificial Intelligence (AI) yaitu Gemini Google. Kesempatan itu juga digunakan untuk mempelajari produk tersebut agar bisa diterapkan pada proses pembelajaran,” tambahnya.

Pembelajaran berbasis digital melibatkan penggunaan Google Drive, Google Docs, Google Workspace for Education, dan lainnya. Untuk menuju pembelajaran berbasis digital membutuhkan waktu yang panjang dan kolaborasi yang baik. Kolaborasi antar guru dan peserta didik dalam proses pembelajaran harus kuat, khususnya berbasis digital,

“Kami juga terus berupaya meningkatkan mutu pendidikan dengan berbagai terobosan atau langkah. Hal ini bertujuan untuk mewujudkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas.” tutupnya.(adv/dk1)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *