Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
ADVERTORIALKUTAI KARTANEGARA

Lomba Seni Budaya Kutai Meriahkan Erau 2025

396
×

Lomba Seni Budaya Kutai Meriahkan Erau 2025

Share this article
8eb70d4b 8039 44d3 b8fe c5b074083f88
Penampilan Peserta Lomba Tarsul di halaman parkir Stadion Rondong Demang Tenggarong. (Foto; and/dutakaltimnews.com)
Example 468x60

KUKAR : Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Kartanegara melalui Bidang Kebudayaan kembali menggelar Lomba Seni Budaya Kutai sebagai bagian dari rangkaian perayaan Erau 2025. Kegiatan ini berlangsung sejak Senin (22/9/2025) hingga Sabtu (26/9/2025) dan diikuti puluhan peserta dari berbagai kecamatan.

Koordinator Lomba Seni Budaya Kutai, Rendy Pangestu, mengatakan lomba ini digelar untuk melestarikan sekaligus menghidupkan kembali seni budaya daerah.

“Lomba Seni Budaya Kutai merupakan salah satu agenda rutin dalam rangkaian Erau. Tahun ini, antusiasme peserta sangat tinggi, bahkan hingga penutupan pendaftaran masih banyak yang ingin ikut serta,” ujarnya.

Terdapat empat kategori lomba yang dipertandingkan, yakni Lomba Baca Tarsul Kutai, Lomba Tingkilan Tradisi Kutai Kartanegara, Lomba Menyanyi Lagu Daerah Kutai, serta Lomba Jepen Kutai Kreasi. Panitia membatasi jumlah peserta maksimal 20 orang per kategori. Namun, untuk lomba Tingkilan hanya diikuti 14 peserta. Secara keseluruhan, jumlah peserta mencapai 74 orang.

Pada hari pertama pelaksanaan, lomba yang dipertandingkan adalah Baca Tarsul Kutai. Panitia menghadirkan dewan juri yang memiliki kompetensi dan pengalaman di bidangnya. Setelah seluruh peserta tampil, juri melakukan diskusi dan penilaian untuk menetapkan pemenang.
Pengumuman resmi akan dilakukan pada penutupan rangkaian lomba.

Format lomba juga bervariasi. Lomba Baca Tarsul Kutai dan Menyanyi Lagu Daerah bersifat perorangan, sedangkan Lomba Tingkilan dan Jepen dilakukan secara berkelompok. Puncak kegiatan akan ditutup dengan Closing Ceremony, di mana seluruh pemenang dari masing-masing kategori diumumkan sekaligus diberikan penghargaan.

Rendy menambahkan, lomba ini diharapkan menjadi wadah bagi masyarakat untuk menunjukkan bakat sekaligus menjaga warisan leluhur.

“Tujuan utama kegiatan ini adalah melestarikan kebudayaan kita, khususnya tarsul, seni musik, dan seni tari yang sudah diwariskan sejak dulu. Hal ini juga sejalan dengan tagline Menjaga Marwah Peradaban Nusantara, yaitu menjaga martabat dan marwah kebudayaan lokal agar tetap lestari serta dikenal generasi mendatang,” tutupnya. (Adv/and)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *