BALIKPAPAN: Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan membuktikan sebaliknya melalui gelaran Aparatur Sipil Negara (ASN) Idol dan Flashmob 2025, menampilkan sisi kreatif para pegawai negeri di panggung musik dan tari.
Kegiatan yang diinisiasi oleh Balikpapan Music Club (BMC) dan Dewan Kesenian Balikpapan (DKB) ini sukses menyedot perhatian publik. Bertempat di Atrium Pentacity Mall, pada hari Sabtu, 11 Oktober 2025 acara berlangsung meriah dan penuh warna, menjadi ajang ekspresi seni yang membangkitkan semangat kebersamaan dan nasionalisme.
Asisten III Administrasi Umum Andi Sri Juliarty mewakili Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak yang terlibat.
“Saya mengapresiasi setinggi-tingginya Balikpapan Music Club dan Dewan Kesenian Balikpapan atas terselenggaranya kegiatan yang luar biasa ini. Musik, seni, dan kreativitas memiliki peran penting dalam membangun semangat kebangsaan dan mempererat persatuan di tengah keberagaman,” ujarnya saat memberikan sambutan.
Acara ini digelar bertepatan dengan peringatan 80 tahun Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus Hari Batik Nasional, dua momentum yang menyatu dalam semangat cinta tanah air dan kebanggaan budaya.
Andi menambahkan, kegiatan ini menjadi bukti bahwa ASN di Balikpapan bukan hanya pelayan publik, tetapi juga insan kreatif yang dinamis dan dekat dengan masyarakat. “ASN yang tampil hari ini menunjukkan bahwa birokrasi kita tidak kaku. Mereka punya jiwa seni, berani tampil, dan menjadi inspirasi,” tambahnya.
Acara ASN Idol dan Flashmob 2025 bukan sekadar hiburan. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi simbol bahwa pelayanan publik bisa dilakukan dengan semangat seni, kreativitas, dan kolaborasi.
“Batik yang kita kenakan hari ini adalah identitas dan kebanggaan bangsa. Sementara musik dan tarian mencerminkan harmoni dan kebersamaan. Semoga kegiatan ini menjadi inspirasi untuk terus berkarya dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” tutup Andi Sri Juliarty.
Sebelum kompetisi utama ASN Idol dimulai, suasana semakin semarak dengan flashmob kolaborasi musisi lintas generasi, yang melibatkan sekitar 40 peserta sebagian besar adalah penyanyi dan peserta ASN Idol itu sendiri.
Ketua Panitia dari BMC, Iswara Pranaditya, menyebut flashmob ini dirancang bukan hanya sebagai hiburan, tetapi juga simbol kebersamaan. “Peserta ASN Idol pun ikut dalam flashmob. Ini benar-benar kolaborasi lintas generasi yang memperlihatkan semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap seni di Balikpapan,” ujar Iswara.
Sementara itu, ASN Idol 2025 diikuti oleh 20 peserta dari sembilan instansi berbeda di Kota Balikpapan, yang menampilkan beragam genre musik dengan gaya unik masing-masing.
“Tujuan kami sederhana, memberikan ruang bagi ASN untuk mengekspresikan diri di luar rutinitas pekerjaan. Ini kegiatan perdana, dan kami akan terus berbenah agar tahun depan lebih baik,” tambah Iswara optimis.
Kemeriahan acara ini membuktikan bahwa ASN Balikpapan tak hanya mampu bekerja profesional, tetapi juga bisa menghidupkan nilai budaya dan kebersamaan melalui seni. Kota Beriman pun semakin hidup dengan denyut kreativitas yang mempersatukan.(las)

















