Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
KUTAI KARTANEGARA

Lapas Perempuan Tenggarong Gelar Penggeledahan dan Tes Urine, 364 Warga Binaan dan 60 Petugas Dipastikan Bersih

392
×

Lapas Perempuan Tenggarong Gelar Penggeledahan dan Tes Urine, 364 Warga Binaan dan 60 Petugas Dipastikan Bersih

Share this article
Pers Rilis Usai Pemeriksaan Serta Tes urine di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIA.(Irvan/dutakaltimnews.com)
Pers Rilis Usai Pemeriksaan Serta Tes urine di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIA.(Irvan/dutakaltimnews.com)
Example 468x60

KUKAR: Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Tenggarong menggelar Ikrar Pemasyarakatan Bersih Halinar serta tes urine bagi warga binaan dan petugas. Kegiatan ini digelar di lingkungan Lapas Perempuan Kelas IIA Tenggarong, Jumat (8/5/2026).

Tes urine ini melibatkan sebanyak 364 warga binaan dan 60 petugas, serta turut didukung oleh aparat penegak hukum

Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban (Kasi Adm Kamtib) Lapas Perempuan Kelas IIA Tenggarong, Andi Hasnaeni, menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan tidak ditemukan pelanggaran.

“Penggeledahan dan pelaksanaan tes urine yang dirangkai dengan apel ikrar pemasyarakatan bersih dari handphone ilegal, narkoba, dan segala bentuk penipuan, Alhamdulillah dari hasil kegiatan yang kami laksanakan bersama rekan-rekan, tidak ditemukan barang-barang terlarang di dalam lapas,” ujarnya.

Ia menambahkan, hasil tes urine terhadap petugas maupun warga binaan juga menunjukkan hasil yang menggembirakan.

“Untuk pelaksanaan tes urin, baik petugas maupun warga binaan, dari hasil yang ditemukan tidak ada yang terindikasi positif. Ini menunjukkan komitmen petugas untuk tidak melakukan penyalahgunaan narkotika,” tambahnya.

Ia menjelaskan, pelaksanaan tes urine secara rutin dilakukan dengan metode sampling setiap bulan, mengingat keterbatasan alat uji yang tersedia.

“Kalau rutinnya kami lakukan sampling. Setiap bulan biasanya sekitar 20 orang, terdiri dari 10 warga binaan dan 10 petugas. Kami bekerja sama dengan mitra untuk fasilitasi alat tes, karena dari pusat jumlahnya terbatas,” jelasnya.

Selain itu, tes urine juga dapat dilakukan secara insidentil atau mendadak pada waktu tertentu sebagai langkah deteksi dini.

“Pada momen tertentu kami laksanakan secara insidentil untuk memastikan kondisi tetap aman dan bersih,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, Lapas Perempuan Kelas IIA Tenggarong menegaskan komitmennya dalam menjaga lingkungan pemasyarakatan yang bersih, aman, dan bebas dari narkoba serta praktik pelanggaran lainnya. (*van)

 

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *