Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
KUTAI KARTANEGARA

Kualitas Udara Memburuk, SMPN 1 Tenggarong Terapkan PJJ Mulai 17 September

253
×

Kualitas Udara Memburuk, SMPN 1 Tenggarong Terapkan PJJ Mulai 17 September

Share this article
Gedung SMPN 1 Tenggarong (Dok. Andri/dutakaltimnews.com)
Gedung SMPN 1 Tenggarong (Dok. Andri/dutakaltimnews.com)
Example 468x60

KUKAR: Kondisi kualitas udara di wilayah Tenggarong dan sekitarnya yang menurun akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) membuat sejumlah sekolah mengambil langkah antisipasi untuk melindungi kesehatan peserta didik.

Salah satunya SMP Negeri 1 Tenggarong yang mulai menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) secara daring sejak Kamis, 17 September hingga Sabtu, 19 September 2026.

Kepala SMPN 1 Tenggarong, Imam Husein, melalui surat edaran Nomor 420/874/KORWIL.BP/SMPN.1Tgr/IX/2026 menyampaikan, penerapan PJJ dilakukan sebagai upaya menjaga kesehatan, keselamatan, dan kenyamanan seluruh warga sekolah di tengah kondisi udara yang kurang baik.

smpn1tenggarongpjj2

“Pelaksanaan PJJ merupakan langkah antisipatif untuk meminimalkan risiko gangguan kesehatan akibat paparan asap sekaligus memastikan hak murid untuk tetap memperoleh layanan pendidikan,” demikian disampaikan dalam surat edaran tersebut.

Sekolah menegaskan, penghentian sementara pembelajaran tatap muka bukan berarti peserta didik diliburkan. Proses pembelajaran tetap berlangsung dari rumah melalui sistem daring sesuai jadwal mata pelajaran yang telah ditetapkan.

Dalam pelaksanaannya, setiap guru tetap memberikan pembelajaran sesuai jadwal masing-masing. Kegiatan diawali dengan pertemuan melalui Google Meet untuk memastikan kehadiran dan kesiapan murid.

Selanjutnya, Google Classroom menjadi media utama dalam penyampaian materi, aktivitas pembelajaran, penugasan, dan asesmen. Jika terdapat kendala teknis, guru dapat menggunakan media alternatif seperti WhatsApp Group atau platform pembelajaran daring lainnya yang mudah diakses murid.

Sekolah juga mengingatkan guru agar menyesuaikan beban belajar dengan kondisi peserta didik. Tugas yang diberikan tidak boleh berlebihan maupun membebani murid dan orang tua/wali.

Sementara itu, murid diwajibkan mengikuti pembelajaran sesuai jadwal, aktif dalam kelas daring, mengisi daftar hadir, mengerjakan tugas, serta menjaga etika selama berkomunikasi dengan guru maupun sesama peserta didik.

Orang tua atau wali murid juga diminta berperan dalam memastikan anak mengikuti pembelajaran dari rumah. Selain mendampingi, orang tua diharapkan membantu menciptakan suasana belajar yang aman dan kondusif serta segera berkomunikasi dengan pihak sekolah apabila terdapat kendala perangkat, jaringan internet, maupun kondisi lainnya.

Pelaksanaan PJJ di SMPN 1 Tenggarong akan dipantau dan dievaluasi secara berkala. Keputusan mengenai pembelajaran tatap muka selanjutnya akan menyesuaikan perkembangan kualitas udara dan situasi lingkungan.

Langkah serupa juga diterapkan SD Muhammadiyah 1 Tenggarong. Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kutai Kartanegara, Yamin Hadi Firmadi, menyampaikan bahwa kegiatan belajar peserta didik kelas I hingga VI disesuaikan dengan kondisi kualitas udara di Kecamatan Tenggarong.

Kebijakan tersebut merujuk pada surat edaran Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara Nomor B.59/SET-II/400.3.1/09/2026 tentang instruksi Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

Untuk Kamis hingga Jumat, 17–18 September 2026, pembelajaran dilaksanakan secara jarak jauh. Materi dan penugasan daring akan dibagikan secara berkala oleh masing-masing guru kelas.

Sementara untuk kegiatan pembelajaran pada Sabtu, 19 September 2026, pihak sekolah akan kembali menyampaikan informasi dengan mempertimbangkan perkembangan kualitas udara, khususnya di Kecamatan Tenggarong.

“Orang tua/wali diharapkan mendampingi serta memastikan peserta didik mengikuti Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dengan baik,” jelasnya.

Penerapan PJJ di sejumlah sekolah ini menjadi langkah antisipatif di tengah kondisi udara yang terdampak kabut asap, dengan tetap memastikan proses pendidikan berjalan tanpa mengabaikan aspek kesehatan dan keselamatan peserta didik. (and)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *