Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BALIKPAPAN

Kolaborasi Lintas Sektor Dorong Taman Bekapai Jadi Destinasi Kuliner Halal Unggulan Balikpapan

81
×

Kolaborasi Lintas Sektor Dorong Taman Bekapai Jadi Destinasi Kuliner Halal Unggulan Balikpapan

Share this article
6d24be49 b0ec 4403 93d7 b898655ba9da
Taman Bekapai sebagai Zona Kuliner Halal, Aman, dan Sehat. (Foto: Ist/Dutakaltimnews.com)
Example 468x60

BALIKPAPAN:  Sinergi dan kolaborasi yang kuat antara Bank Indonesia, Pemerintah Kota Balikpapan, dan Kementerian Agama Kota Balikpapan terbukti menjadi kunci utama capaian positif implementasi Zona Kuliner Halal, Aman, dan Sehat (KHAS) di Taman Bekapai sepanjang 2025. Program ini dinilai berhasil memperkuat ekosistem halal sekaligus mendorong UMKM kuliner naik kelas.

Zona KHAS Taman Bekapai yang diluncurkan pada Juni 2025 merupakan inisiatif strategis, dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Kota Balikpapan. Program ini juga didukung BPD Kaltimtara Syariah dengan tujuan memberikan jaminan kehalalan, kebersihan, dan keamanan pangan, serta menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dan wisatawan.

Selain memperluas akses makanan dan minuman halal, implementasi Zona KHAS juga menjadi bagian dari upaya memperkuat citra Balikpapan, sebagai destinasi wisata kuliner ramah muslim yang berkualitas dan berdaya saing.

Sejak diluncurkan, pengelolaan Zona KHAS Taman Bekapai terus menunjukkan progres positif. Dari total 34 pelaku usaha makanan dan minuman yang beroperasi di Bekapai Food Space, sebanyak 15 UMKM telah mengantongi sertifikat halal.

Sebanyak 11 UMKM lainnya telah menyelesaikan proses pendampingan dan kini berada pada tahap penerbitan sertifikat, sementara sisanya masih dalam proses pengajuan.

Tak hanya itu, pendampingan sertifikasi halal juga diberikan kepada 18 pedagang asongan yang beraktivitas di kawasan Taman Bekapai. Langkah ini menjadi bagian dari penguatan ekosistem halal yang lebih inklusif dan menyeluruh.

Dukungan lintas sektor juga terlihat dari keterlibatan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis di lingkungan Pemerintah Kota Balikpapan. Sejumlah fasilitas pendukung disediakan, mulai dari tempat sampah, perbaikan air mancur, penguatan sistem pengelolaan kawasan, penataan taman, hingga pengaktifan kegiatan olahraga dan hiburan untuk meningkatkan daya tarik destinasi.

Sebagai bentuk apresiasi atas capaian tersebut, Bank Indonesia bersama Pemerintah Kota Balikpapan dan Kementerian Agama Kota Balikpapan menggelar kegiatan apresiasi implementasi Zona KHAS Taman Bekapai pada Jumat, 19 Desember 2025, di kawasan Bekapai Food Space.

Kegiatan ini dihadiri Wakil Wali Kota Balikpapan, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan, Kepala Kementerian Agama Kota Balikpapan, Kepala BPD Kaltimtara Syariah, pimpinan MUI, serta para pelaku UMKM kuliner.

Dalam kesempatan tersebut, Bank Indonesia menyerahkan fasilitas sarana dan prasarana berupa 102 meja dan 612 kursi seragam untuk 34 UMKM kuliner di Bekapai Food Space.

Sementara itu, BPD Kaltimtara Syariah turut menyerahkan landmark Zona KHAS sebagai identitas kawasan kuliner halal Taman Bekapai. Rangkaian kegiatan ditutup dengan kunjungan ke prasasti Zona KHAS sebagai simbol komitmen bersama menjaga keberlanjutan pengelolaan kawasan.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan, Robi Ariadi menyampaikan bahwa Zona KHAS, merupakan wujud komitmen Bank Indonesia dalam memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan syariah di daerah.

Menurutnya, program ini tidak hanya berfokus pada sertifikasi halal, tetapi juga peningkatan kualitas produk, penataan kawasan, dan penguatan kapasitas UMKM agar tumbuh berkelanjutan dan berdaya saing.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Balikpapan, H. Bagus Susetyo mengapresiasi peran aktif Bank Indonesia dan seluruh mitra dalam mendorong implementasi Zona KHAS.

Ia menilai program ini memberikan dampak positif bagi Taman Bekapai sebagai aset dan ikon kota, sekaligus mendukung pembangunan ekonomi yang berorientasi pada nilai kehalalan, keamanan, kesehatan, dan keberlanjutan.

Wakil Wali Kota juga berharap konsep Zona KHAS dapat diperluas ke pengembangan taman inklusif di setiap kecamatan, serta mendukung penataan pedagang kaki lima (PKL) agar lebih tertib, modern, dan berdaya saing melalui kolaborasi dengan sektor perbankan.

Ke depan, Bank Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus mendorong penguatan ekosistem ekonomi dan keuangan syariah melalui sinergi kebijakan, pendampingan UMKM, serta kolaborasi multipihak. Implementasi Zona KHAS diharapkan semakin mengukuhkan Taman Bekapai sebagai destinasi wisata kuliner halal, aman, sehat, dan unggulan di Kota Balikpapan.(las)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *