Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
KUTAI KARTANEGARA

Kekeringan Mengancam Petani Bukit Biru, Warga Bukit Biru Ajukan Pompanisasi ke Kodim 0906/Kukar

263
×

Kekeringan Mengancam Petani Bukit Biru, Warga Bukit Biru Ajukan Pompanisasi ke Kodim 0906/Kukar

Share this article
Kondisi Lahan pertanian Bukit Biru yang mengalami kekeringan parah akibat minimnya pasokan air. (Irvan/dutakaltimnews.com)
Kondisi Lahan pertanian Bukit Biru yang mengalami kekeringan parah akibat minimnya pasokan air. (Irvan/dutakaltimnews.com)
Example 468x60

KUKAR: Kekeringan mulai menghantui para petani di Kelurahan Bukit Biru, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Minimnya ketersediaan air membuat sejumlah lahan pertanian mulai mengering dan memunculkan kekhawatiran gagal panen.

Di tengah kondisi tersebut, warga berharap mendapat dukungan program pompanisasi dari Kodim 0906/Kukar untuk membantu mengalirkan air ke lahan pertanian.

Harapan itu muncul setelah Kodim 0906/Kukar membuka pengajuan program pompanisasi bagi wilayah yang membutuhkan dukungan pengairan. Program tersebut menjadi salah satu upaya TNI dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus menjaga ketersediaan air bagi lahan pertanian masyarakat.

Ketua Forum RT Bukit Biru, Suparlin, mengatakan kondisi pertanian di wilayahnya saat ini mulai mengkhawatirkan. Sejumlah kelompok tani bahkan telah menyampaikan kekhawatiran mereka jika pasokan air tidak segera tersedia.

“Sekarang kondisi pertanian memang sudah sangat kering. Beberapa kelompok tani juga sudah menyampaikan kepada saya, kalau air tidak segera ada, mereka khawatir bisa gagal panen,” ujarnya kepada Poskotakaltimnews, Rabu (19/8/2026).

Menurut Suparlin, pompanisasi menjadi salah satu solusi yang sangat dibutuhkan petani untuk mempertahankan tanaman mereka di tengah cuaca kering.

“Makanya kami sangat berharap ada pompanisasi dari TNI melalui program ketahanan pangan. Kalau air bisa segera dialirkan ke lahan, kami masih punya harapan untuk menyelamatkan tanaman yang ada,” katanya.

Suparlin yang juga merupakan petani padi menyebut sebagian besar masyarakat Bukit Biru masih menggantungkan penghasilan dari sektor pertanian.

Karena itu, persoalan pengairan tidak hanya menyangkut hasil panen, tetapi juga keberlangsungan ekonomi masyarakat. Jika tanaman gagal panen akibat kekurangan air, dampaknya akan langsung dirasakan para petani dan keluarganya.

Menanggapi harapan tersebut, Komandan Kodim (Dandim) 0906/Kukar, Letkol Arm Benny Budiman, mengatakan pompanisasi memang menjadi salah satu program TNI yang dapat dimanfaatkan untuk membantu wilayah dengan persoalan pengairan.

“Memang ada program, salah satunya pompanisasi, dan kemarin memang sudah kita data,” tuturnya.

Khusus untuk Bukit Biru, Benny menjelaskan, usulan yang sebelumnya diterima pihaknya berkaitan dengan pembangunan jembatan.

“Kebetulan waktu itu Pak Camat datang meminta jembatan. Ada program Jembatan Garuda, sehingga usulan tersebut bisa kita input dan untuk Bukit Biru ada dua,” jelasnya.

Sementara untuk kebutuhan pompanisasi, pihaknya akan mencoba memasukkan usulan tersebut ke dalam pendataan untuk selanjutnya dilaporkan kepada pemerintah pusat.

Benny menyebut Bukit Biru bukan satu-satunya wilayah yang membutuhkan dukungan pengairan. Sejumlah daerah lain juga tengah diproses untuk mendapatkan bantuan serupa.

“Untuk pengairan ada di Sanga-sanga, kemudian di Sungai Payang sedang kita ajukan, dan di Muara Jawa juga sedang kita proses pengajuannya,” tuturnya.

Ia menambahkan, kebutuhan pengairan menjadi salah satu hal yang telah diantisipasi dalam menghadapi kondisi kekeringan. Karena itu, pemerintah desa maupun kelurahan diminta tidak ragu menyampaikan apabila wilayahnya mengalami kendala pengairan.

“Untuk penanganan kekeringan, pengairan memang sudah kita antisipasi. Kalau ada kebutuhan dari desa, sampaikan kepada kami, nanti kita coba input dan laporkan ke pusat,” pungkasnya. (*van)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *