BALIKPAPAN: Kelurahan Karang Rejo mengambil langkah nyata dalam memperkuat kesiapsiagaan warganya menghadapi potensi bencana. Bertempat di Taman Wisata Tanjung Gading KM 12, sebanyak 70 perwakilan dari berbagai lembaga kelurahan mengikuti pelatihan mitigasi bencana yang dipandu langsung oleh BPBD Kota Balikpapan.
Para peserta terdiri dari perwakilan LPM, ketua RT, kader, LKM, PKK, Puskesos, Tagana, Karang Taruna, Kadarkum, PPATBM, Linmas, hingga Katana. Tidak hanya menerima materi teori, tetapi juga praktik langsung, termasuk simulasi memadamkan api dengan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) serta menggunakan kain atau selimut.
Lurah Karang Rejo, Budi, menegaskan pentingnya kegiatan ini bagi masyarakat. “Mitigasi bencana sangat bermanfaat untuk meningkatkan keselamatan dan keamanan. Dengan memahami konsep dan strategi mitigasi, kita bisa mengurangi dampak negatif bencana, bahkan menyelamatkan nyawa,” ujarnya, pada hari Minggu, 7 September 2025.
Menurut Budi, pelatihan ini sengaja menyasar pengurus lembaga di kelurahan karena mereka memiliki posisi strategis sebagai ujung tombak dalam memberikan contoh dan edukasi kepada warga. “Selain melatih keterampilan menggunakan APAR, kegiatan ini juga melatih sikap tetap tenang saat darurat, sehingga dapat mencegah kepanikan dan meminimalisir kerugian,” tambahnya.

Lebih jauh, ia berharap pelatihan tersebut bisa menumbuhkan budaya sadar keselamatan di lingkungan Karang Rejo. Dengan begitu, masyarakat tidak hanya bergantung pada bantuan pihak luar, tetapi mampu mandiri dan tangguh menghadapi bencana.
“Mari kita terus meningkatkan kemampuan menghadapi bencana dan kejadian tak terduga. Dengan kesiapsiagaan, Karang Rejo bisa menjadi lebih kuat dan adaptif menghadapi tantangan ke depan,” pungkas Budi.(las)

















