KUKAR : Sebuah kapal tongkang bermuatan kayu jenis eukaliptus hilang kendali dan menabrak rumah warga di bantaran Sungai Mahakam Desa Sebulu Ilir pada Selasa (24/6/2025) pukul 16.00 WITA. Peristiwa tersebut mengakibatkan kerusakan parah pada satu unit rumah di tepian sungai.
Menurut keterangan Kapolsek Sebulu, AKP Randy Anugrah Putranto, kapal tongkang yang berangkat dari Mahakam Ulu menuju Samarinda itu tiba-tiba oleng saat melintasi tikungan tajam sungai.
“Kami menduga kemudi mengalami kendala teknis. Tim kami langsung melakukan olah tempat kejadian perkara dan memintai keterangan nahkoda serta awak kapal,” ujar AKP Randy, Rabu (25/6/2025).
Saksi mata, Siti Aminah (42), bercerita bahwa ia sedang menjemur pakaian di teras rumah ketika tongkang melaju tak terkendali. “Tiba-tiba saya mendengar suara benturan keras, lalu melihat kapal menghantam dinding rumah. Untungnya, keluarga saya sempat lari ke dalam,” kata Siti.
Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun kerusakan struktur bangunan cukup parah hingga atap terbuka dan dinding runtuh. Warga setempat kemudian bergotong-royong membantu mengevakuasi perabotan dan menyelamatkan barang berharga milik korban.
Kapolsek AKP Randy menegaskan bahwa proses penyelidikan masih berlanjut untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan.
“Kami akan memeriksa kondisi mesin, kelengkapan navigasi, serta prosedur operasional yang dijalankan oleh perusahaan pemilik tongkang,” ujarnya.
Pihak kepolisian juga telah memanggil perwakilan perusahaan untuk bertanggung jawab memberikan santunan dan memperbaiki kerusakan. “Perusahaan wajib hadir dan menyelesaikan persoalan ini secara adil. Kami akan kawal hingga hak warga terpenuhi,” tegas AKP Randy.
Sementara itu, warga berharap pemerintah desa dan pihak terkait segera memperbaiki kondisi rumah dan memperketat pengawasan lalu lintas sungai demi mencegah kecelakaan serupa terulang. Selain itu, mereka meminta aturan kecepatan dan ukuran muatan kapal di bendung sungai lebih diperhatikan. (dk)

















