KUKAR : Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) kembali menggelar IRMA Ramadhan Fair dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1446 Hijriah. Acara ini akan berlangsung di halaman Masjid Agung Aji Muhammad Sultan Sulaiman, Tenggarong, pada 22-27 Maret 2025. Berbagai lomba dan talkshow Islami akan memeriahkan festival ini.
Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara Dispar Kukar, Badan Pelaksana Masjid Agung, dan IRMA Masjid Agung Aji Muhammad Sultan Sulaiman. Mengusung tema “Membangun Identitas Islam di Tengah Arus Modernitas,” acara ini telah memasuki tahun ketiga penyelenggaraannya.
Plt Bidang Pemasaran Dispar Kukar, Ivan Ahmad, menjelaskan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Ketua Pelaksana Masjid Agung untuk memastikan kelancaran acara. Dispar Kukar juga turut memfasilitasi pembiayaan kegiatan, terutama untuk acara utama IRMA Ramadhan Fair.
Pembukaan festival akan digelar pada Kamis, 22 Maret 2025, dan langsung diikuti dengan Lomba Bergerakan Sahur pada malam harinya. Beberapa perlombaan lain yang akan diselenggarakan antara lain:
* Lomba Bergerakan Sahur (tingkat kecamatan dan umum)
* Lomba Hapsi (tingkat kecamatan dan antar sekolah) – 23-24 Maret
* Lomba Religi Islami
* Lomba Videografi
* Lomba Promosi LPR
* Lomba Anak Soleh
* Lomba Kreasi Odah Pejual
* Lomba Fashion Show
* Tampilan Musik Islami
* Talk Show Islami
Dalam festival tahun ini adalah dibukanya kompetisi di tingkat kecamatan, yang sebelumnya hanya tersedia untuk peserta umum. Langkah ini bertujuan untuk mendorong lebih banyak partisipasi dari berbagai daerah di Kukar. Selain itu, bagi peserta berprestasi, akan diberikan pembinaan lanjutan guna mengembangkan bakat mereka dalam bidang islami.
Saat ini, persiapan acara telah mencapai 90%. Undangan untuk pembukaan dan penutupan telah disebarkan, sementara peserta lomba juga sudah terdaftar, termasuk enam kecamatan yang akan berpartisipasi dalam Lomba Bergerakan Sahur. Technical meeting akan dilakukan sebelum pelaksanaan lomba guna memastikan kelancaran acara.
Sebagai daya tarik tambahan, hadiah utama untuk pemenang Lomba Bergerakan Sahur mencapai Rp10 juta. Juri untuk setiap lomba akan ditentukan langsung oleh pihak penyelenggara guna menjaga objektivitas dan kualitas penilaian.
“Kami berharap festival ini berjalan lancar dan lebih meriah dibanding tahun sebelumnya. Selain menjadi ajang hiburan, acara ini diharapkan mampu menyalurkan bakat generasi muda dalam kegiatan islami serta memperkuat identitas Islam di tengah arus modernitas,” tutup Ivan. (adv/dk)

















