Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
DISKOMINFO KUKAR

Hari Santri 2026, Pemkab Kukar Perkuat Peran Santri dan Pesantren Ramah Anak

208
×

Hari Santri 2026, Pemkab Kukar Perkuat Peran Santri dan Pesantren Ramah Anak

Share this article
Upacara Bendera Peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2026 di Lapangan Upacara Kukar. (Van/dutakaltimnews.com)
Upacara Bendera Peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2026 di Lapangan Upacara Kukar. (Van/dutakaltimnews.com)
Example 468x60

KUKAR: Upacara Bendera Peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2026 yang digelar di Lapangan Upacara Kantor Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Kamis (22/10/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat kontribusi santri dalam pembangunan serta meningkatkan perhatian terhadap perlindungan anak di lingkungan pesantren.

Hari santri pada tahun ini mengangkat tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”, kegiatan tersebut tidak hanya diisi dengan upacara, tetapi juga pemberian santunan kepada perwakilan santri melalui Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama ( LAZISNU). Pemerintah daerah turut menyiapkan kegiatan beseprah bersama santri sebagai bagian dari rangkaian peringatan.

upacara hari santri 2

Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono, mengatakan peringatan Hari Santri Nasional merupakan agenda Kementerian Agama yang pelaksanaannya difasilitasi oleh pemerintah daerah. Berbagai kegiatan pendamping turut disiapkan untuk menyemarakkan peringatan sekaligus mempererat kebersamaan dengan kalangan pesantren.

“Peringatan Hari Santri ini merupakan kegiatan dari Kementerian Agama yang kita fasilitasi. Setelah upacara, ada penyerahan santunan secara simbolis kepada beberapa pesantren melalui LAZISNU, kemudian dilanjutkan dengan kegiatan beseprah bersama santri,” ujarnya.

Menurutnya, Hari Santri Nasional harus menjadi momentum untuk meningkatkan kontribusi santri dalam berbagai bidang kehidupan. Penguasaan ilmu agama perlu diimbangi dengan kemampuan berinovasi, kemandirian, serta kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat.

Ia berharap para santri mampu mengambil peran lebih besar dalam mendukung pembangunan, baik melalui kegiatan pemberdayaan masyarakat maupun berbagai gagasan kreatif yang memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.

“Santri jangan hanya menguasai bidang agama, tetapi juga harus bisa menjadi bagian penting dari pembangunan bangsa. Kita berharap mereka mampu menjadi pelopor pemberdayaan masyarakat, berinovasi, dan mempunyai semangat untuk mandiri,” jelasnya.

Selain penguatan kapasitas santri, Pemkab Kukar turut menekankan pentingnya perlindungan anak di lingkungan pesantren. Komitmen mewujudkan pesantren ramah anak menjadi bagian dari pesan yang disampaikan dalam peringatan tersebut.

Ia menegaskan, pesantren harus menjadi tempat pendidikan yang memberikan rasa aman dan mendukung tumbuh kembang anak. Karena itu, seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan pendidikan pesantren perlu bersama-sama menjaga hak, keselamatan, serta kenyamanan para santri.

Ia menjelaskan, komitmen tersebut telah disampaikan bersama oleh peserta dan unsur undangan yang hadir dalam kegiatan. Kesepakatan itu diharapkan menjadi landasan untuk memperkuat upaya pencegahan terhadap berbagai persoalan yang dapat mengancam keselamatan anak di lingkungan pendidikan.

“Komitmen kita bersama adalah menjadikan pesantren di Kukar sebagai pesantren yang ramah anak. Mudah-mudahan apa yang terjadi di tempat lain tidak terjadi di Kukar, sehingga anak-anak kita yang mondok di pesantren benar-benar mendapatkan perlindungan,” pungkasnya. (Adv/Van)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *