KUKAR: Dinas Pariwisata (Dispar) Kutai Kartanegara (Kukar) memfasilitasi kegiatan Festival Budaya Mecaq Undat yang digelar oleh Desa Ritan Baru dan Tukung Ritan Kecamatan Tabang pada 1 – 4 Mei 2024.
Kegiatan tersebut disambut antusias oleh masyarakat sekitar, karena agenda seperti ini berlangsung hanya satu tahun sekali. Festival tersebut dirangkai berbagai lomba kesenian tari khas Dayak Kenyah dan lomba olahraga tradisional.
Plt Kepala Dispar Kukar Sugiarto melalui Adyatama Parekraf Dispar Hadiyansah mengungkapkan bahwa Festival Budaya Mecak Undat ini bertujuan sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan yang telah memberikan mereka kemakmuran dengan hasil panen, juga bermakna kebersamaan dan gotong royong.
“Karena dalam acara ini semua orang satu kampong berbaur dan bersama-sama menyiapkan acara ini. Kami mengucapkan terimakasih kepada Kepala Desa dan Camat Tabang yang telah melaksanakan kegiatan ini, semua dapat berjalan sesuai harapan.” ungkapnya .
Pesta adat Mecaq Undat dilaksanakan oleh suku Dayak Kenyah di Desa Ritan Baru dan Tukung Ritan Kecamatan Tabang Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Dengan mengikuti irama gong yang secara serentak, para tokoh masyarakat dan tamu yang hadir ikut menumbuk beras bersama-sama .
Dalam festival tersebut dirangkai perlombaan tari diantaranya tari Ajai/perang anak-anak, lomba datun julut anak-anak, lomba kanjet lasan anak putri dan putra lomba tari anjai/perang remaja dan berbagai lomba lainnya.
Ia menjelaskan bahwa Mecaq Undat adalah upacara adat yang digelar oleh Suku Dayak Kenyah untuk menyambut musim panen padi. Secara harfiah, Mecaq Undat adalah bahasa Dayak Kenyah yang berarti menumbuk beras sehingga menjadi tepung. Secara umum, Mecaq Undat bisa diartikan pesta panen.
“Festival Budaya Mencaq Undat ini tak hanya dinikmati masyarakat lokal, tetapi juga menjadi daya tarik wisata bagi pengunjung lokal, nasional maupun internasional.” pungkasnya (adv/dk1)

















