KUKAR : Persiapan kegiatan budaya tahunan Eroh Bebaya yang akan digelar di Yogyakarta kembali dimatangkan oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Kutai Kartanegara (Dispar Kukar).
Plt. Kabid Pemasaran Dispar Kukar, Awang Ivan Ahmad, menyampaikan bahwa keputusan final pelaksanaan akan ditetapkan pada Sabtu, 28 Juni 2025, dalam rapat koordinasi bersama beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.
“Besok kami akan melaksanakan rapat koordinasi dengan mengundang Dispora dan Diskop UKM. Keduanya terlibat aktif dalam kegiatan yang akan berlangsung di Jogja nanti,” ungkap Ivan, Kamis (19/6/2025).
Ivan menjelaskan, Dispora Kukar akan bekerja sama dengan pihak UltraT, sementara Diskop UKM turut mendukung program Besperah yang juga akan menjadi bagian dari rangkaian kegiatan. Berbeda dengan pelaksanaan di Malang yang berlangsung sore, Besperah di Jogja nanti akan digelar pagi hari.
Selain melibatkan OPD, kegiatan ini juga akan diikuti oleh berbagai komunitas budaya Kukar seperti Yayasan Bebaya, Klutek Katanegara, Sangkatari Bebaya, LSBK Kumala, dan Seri Bangun Art dari Kecamatan Kota Bangun.
“Kami juga akan memboyong empat talent dari Kukar, ditambah dua dari IPM Gekar yang berada di Jogja,” jelasnya.
Agenda pertama di Yogyakarta akan dimulai pada pukul 07.00 pagi dengan kegiatan Zumba, lalu dilanjutkan dengan Besperah. Siang hingga sore hari akan diisi dengan lomba olahraga tradisional, dan pada malam harinya akan ditutup dengan acara seremonial yang menampilkan berbagai pertunjukan seni.
Sebelum pelaksanaan, Dispar Kukar juga akan menggelar rapat internal bersama perwakilan perangkat daerah dan para talent. Rapat akan dilakukan secara luring dan daring, khususnya bagi peserta yang telah berada di Jogja yang akan bergabung melalui Zoom Meeting.
“Setelah rapat koordinasi, fokus kami langsung beralih ke persiapan keberangkatan yang dijadwalkan pada 27 Juni. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, yakni 27, 28, dan 29 Juni. Datang, tampil, dan langsung kembali ke Kukar untuk efisiensi,” terangnya.
Tahun ini, lokasi Eroh Bebaya kembali digelar di kawasan bersejarah titik nol kilometer Yogyakarta, tepatnya di Museum SO 1 Maret dan halaman Museum Benteng Vredeburg. Tempat ini juga menjadi lokasi yang sama seperti pelaksanaan Eroh Bebaya pada tahun 2023 lalu. (Adv/dk)

















