Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
DPRD KUTAI KARTANEGARA

DPRD Kukar Siapkan Dukungan Anggaran 2027, Peralatan Pemadam Kebakaran Jadi Prioritas

212
×

DPRD Kukar Siapkan Dukungan Anggaran 2027, Peralatan Pemadam Kebakaran Jadi Prioritas

Share this article
Anggota DPRD Kukar Saat Meninjau Kebakaran di Jalan Kartini Gang Karya, Kelurahan Loa Ipuh, Kecamatan Tenggarong. (Van/dutakaltimnews.com)
Anggota DPRD Kukar Saat Meninjau Kebakaran di Jalan Kartini Gang Karya, Kelurahan Loa Ipuh, Kecamatan Tenggarong. (Van/dutakaltimnews.com)
Example 468x60

KUKAR: Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) berkomitmen memperkuat dukungan terhadap penanganan bencana, khususnya kebakaran, dengan mendorong pemenuhan kebutuhan infrastruktur dan peralatan pemadam kebakaran bagi relawan di seluruh wilayah Kukar.

Komitmen tersebut disampaikan Ketua DPRD Kukar, Ahmad Yani, saat meninjau lokasi kebakaran di Jalan Kartini Gang Karya, Kelurahan Loa Ipuh, Kecamatan Tenggarong, sekaligus menyerahkan bantuan sembako kepada warga terdampak.

Dalam kesempatan yang sama, rombongan DPRD Kukar juga memberikan dukungan logistik bagi tim operasional kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kelurahan Sukarame, Jumat (16/10/2026).

dprdkukar1

Yani menegaskan, kunjungan tersebut tidak hanya menjadi bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang tertimpa musibah, tetapi juga momentum untuk mengevaluasi kesiapan fasilitas penanganan bencana di daerah.

Menurutnya, ketersediaan peralatan pemadam kebakaran masih menjadi persoalan yang perlu segera mendapatkan perhatian serius. Hasil peninjauan di lapangan menunjukkan bahwa sejumlah kebutuhan operasional relawan masih belum terpenuhi secara optimal.

“Kita melihat langsung kondisi peralatan yang tersedia masih sangat terbatas. Bukan berarti tidak ada, tetapi jumlahnya belum mencukupi. Ini harus menjadi perhatian utama karena ketika kebakaran terjadi, kita tidak bisa menunggu peralatan baru datang. Semuanya harus dipersiapkan sejak awal,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kebutuhan relawan tidak hanya berkaitan dengan armada pemadam, tetapi juga meliputi komponen pendukung, selang, perlengkapan keselamatan atau safety, hingga bahan bakar minyak (BBM) untuk menunjang operasional di lapangan.

Karena itu, DPRD Kukar akan mendorong pemerintah daerah agar kebutuhan tersebut menjadi prioritas dalam penyusunan anggaran, terutama untuk tahun anggaran 2027.

Yani menilai, kesiapan menghadapi bencana harus ditempatkan sebagai kebutuhan mendasar yang tidak boleh dikesampingkan.

“Insya Allah, untuk anggaran 2027, kita akan mendorong dukungan terhadap infrastruktur kebencanaan, khususnya peralatan pemadam kebakaran. Untuk kebutuhan jangka pendek, seperti BBM dan perlengkapan operasional lainnya, juga perlu kita upayakan agar relawan bisa bekerja dengan maksimal,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, sebagian kebutuhan sebenarnya telah masuk dalam perencanaan anggaran. Namun, keterbatasan anggaran dan proses penganggaran membuat pemenuhannya belum berjalan sesuai harapan.

Menurutnya, kondisi tersebut harus menjadi bahan evaluasi bersama agar pengadaan peralatan kebencanaan tidak kembali mengalami keterlambatan. Sebab, kebakaran dapat terjadi sewaktu-waktu tanpa bisa diprediksi, sehingga kesiapan personel dan sarana pendukung menjadi faktor penting dalam mempercepat penanganan.

Ia juga menekankan bahwa perhatian terhadap relawan tidak boleh hanya terpusat di Kecamatan Tenggarong. Kebutuhan serupa harus dipetakan dan dipenuhi secara bertahap di kecamatan serta kelurahan lainnya di Kukar, mengingat relawan memiliki peran penting sebagai garda terdepan ketika kebakaran terjadi.

“Ini bukan hanya untuk relawan di Tenggarong atau Sukarame saja. Mereka di wilayah lain juga harus mendapat perhatian. Kebutuhan infrastruktur kebencanaan harus tersedia dan jangan ditempatkan sebagai prioritas kesekian. Keselamatan masyarakat dan kesiapan menghadapi bencana harus menjadi yang utama,” ungkapnya.

Selain pengadaan peralatan, Ia turut menyoroti pentingnya penyediaan hidran, tandon air, serta ketersediaan pasokan air di titik-titik strategis.

Menurutnya, kelengkapan fasilitas tersebut perlu dibangun secara terencana agar relawan tidak mengalami kesulitan memperoleh sumber air saat melakukan pemadaman.

Ia berharap, sinergi antara DPRD dan pemerintah daerah dapat memperkuat kesiapsiagaan bencana di Kukar, mulai dari pemenuhan sarana operasional hingga peningkatan keselamatan relawan.

Dengan dukungan anggaran dan fasilitas yang memadai, upaya penanganan kebakaran diharapkan dapat berlangsung lebih cepat dan efektif.

“Jangan sampai ketika bencana datang, kita baru sibuk mencari peralatan. Semua harus disiapkan dari awal, termasuk hidran, tandon, selang, perlengkapan keselamatan, dan kebutuhan operasional lainnya. Kita tidak boleh menyerah menghadapi bencana, sehingga kesiapan harus benar-benar diwujudkan,” pungkasnya. (Adv/Van)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *