KUKAR : Dalam rangka mendukung pengembangan fasilitas pariwisata, Dinas Pariwisata Kabupaten Kutai Kartanegara (Dispar Kukar) akan membangun homestay percontohan di kawasan Wisata Desa Pela, Kecamatan Kota Bangun, pada tahun 2025 ini.
Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata Dispar Kukar, M. Ridha Fatrianta, menjelaskan bahwa pembangunan homestay ini merupakan bagian dari persiapan Desa Pela sebagai Base Tourism Village yang diusulkan masuk dalam program UNWTO Best Tourism Village.
“Rencana ini masih dalam tahap pematangan desain. Kami sudah dua kali melakukan survei lokasi bersama Ketua Pokdarwis Alimin dan tim. Harapannya, homestay ini bisa mendukung Desa Pela dalam menerima wisatawan, khususnya dari mancanegara,” ujar Ridha Kamis (15/5/2025).
Menurut Ridha, desain homestay akan disesuaikan dengan kebutuhan wisatawan internasional. Fasilitas yang akan disediakan mencakup kloset duduk, sistem sanitasi kering, air panas, dan standar kenyamanan lainnya agar wisatawan bisa menginap minimal satu hingga dua malam dengan nyaman.
“Pembangunan akan dimulai dengan satu unit homestay percontohan. Lokasinya direncanakan tidak jauh dari museum, sehingga memiliki nilai tambah dengan pemandangan langsung ke sungai,” tambahnya.
Homestay ini akan menjadi bangunan baru, bukan rumah warga yang dimodifikasi. Namun ke depan, konsep ini diharapkan dapat direplikasi oleh warga setempat yang berminat menyediakan layanan homestay serupa.
Sementara itu, Ketua Pokdarwis Desa Pela, Alimin, menyambut baik rencana pembangunan tersebut. Ia menyebutkan bahwa homestay percontohan ini merupakan bagian dari Program Pengembangan Infrastruktur Pariwisata (PIP) oleh Dispar Kukar.
“Benar, rencananya akan dibangun satu unit terlebih dahulu sebagai contoh. Nantinya warga bisa meniru modelnya. Konsepnya mirip seperti resort dengan fasilitas lengkap dan nyaman,” jelas Alimin.
Ia juga menambahkan bahwa lokasi homestay sangat strategis karena berada di depan museum dan menghadap langsung ke sungai, menjadikannya daya tarik tersendiri bagi wisatawan.
“Selain itu, di kawasan danau kami juga sudah memiliki satu homestay yang dikelilingi gazebo. Fasilitasnya akan terus dilengkapi secara bertahap,” imbuhnya.
Alimin berharap dengan adanya dukungan dari Dispar Kukar, sektor pariwisata di Desa Pela bisa terus berkembang dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat lokal tanpa mengabaikan kelestarian alam sekitar. (Adv/dk)

















