KUKAR- Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kutai Kartanegara menggelar pelatihan tata cara Evaluasi Pelaksanaan Statistik Sektoral (EPSS) 2024.
Kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari di Hotel Haris Samarinda, dimulai pada Selasa (5/3/2024) dan dibuka Kepala Statistik Kukar Nur Wahid.
Peserta pelatihan diikuti perwakilan 7 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kukar, diantaranya adalah Dinas Kominfo, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Dinas Perhubungan, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman, Dinas Kelautan dan Perikanan, serta Kecamatan Kembang Janggut.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kukar, Nur Wahid mengatakan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada OPD sebagai produsen data, terutama dalam proses penginputan data statistik sektoral yang berkaitan dengan evaluasi EPSS.
“EPSS bertujuan untuk mengukur capaian serta meningkatkan kualitas kemajuan penyelenggaraan Statistik Sektoral pada Instansi Pusat dan Pemerintahan Daerah,” katanya.
Nur Wahid berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kualitas SDM dalam penyelenggaraan dan penilaian mandiri terhadap kegiatan statistik sektoral. Ia juga menjelaskan bahwa penyelenggaraan statistik sektoral tidak lepas dari proses bisnis, yang mencakup perencanaan, pelaksanaan, pengolahan, dan penyebarluasan data dengan proses bisnis yang benar.
“Di Kukar, pengelolaan statistik sektoral dengan prinsip-prinsip Satu Data Indonesia (SDI) dan sudah memenuhi kaidah yang dilakukan.”katanya.
Menurutnya statistik harus memenuhi syarat-syarat tertentu misalnya sudah mendapatkan rekomendasi dari BPS. Kemudian tahapan-tahapan melakukan survei ataupun sensus ada pedoman-pedoman yang harus dipatuhi. Hal ini agar data yang dihasilkan lebih valid, akurat, dan dapat dipercaya atau dipertanggungjawabkan,” tambahnya.
“Harapan kami, apa yang sudah dicapai dapat ditingkatkan kembali karena yang kita peroleh saat ini belum sempurna dan masih terus ditingkatkan lagi. Ini harus ada evaluasi dari waktu ke waktu apa yang menjadi kekurangan kita kemarin dapat diperbaiki lagi.”katanya.(adv)

















