KUKAR: Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), menyiapkan layanan transportasi khusus bagi pelajar dan penyandang disabilitas di wilayah Tenggarong.
Kepala Dishub Kukar, Ahmad Junaidi, mengatakan pihaknya telah menerima bantuan kendaraan dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia yang akan digunakan untuk mendukung operasional layanan tersebut.
Menurutnya, kendaraan untuk angkutan disabilitas saat ini sudah tersedia dan tinggal menunggu proses penyerahan resmi kepada SLB Negeri Tenggarong sebagai pengguna utama layanan tersebut.
“Untuk angkutan disabilitas unitnya sudah siap. Saat ini tinggal menunggu proses penyerahan agar bisa segera dimanfaatkan oleh siswa di SLB Negeri Tenggarong,” ujarnya, Selasa (7/4/2026).
Selain itu, Dishub Kukar juga menyiapkan satu unit bus sekolah yang akan melayani pelajar di beberapa sekolah di Tenggarong. Bus tersebut direncanakan melayani siswa yang bersekolah di SMP Negeri 1 Tenggarong, SMP Negeri 2 Tenggarong, dan SMP Negeri 3 Tenggarong.
Data pelajar yang akan memanfaatkan layanan ini juga telah dihimpun, khususnya bagi siswa dari keluarga kurang mampu yang membutuhkan fasilitas transportasi.
“Datanya sudah ada, tinggal melengkapi administrasi seperti penerbitan pelat kendaraan sebelum bus bisa dioperasikan,” jelasnya.
Secara keseluruhan, saat ini tersedia dua unit kendaraan yang akan dioperasikan, masing-masing satu unit untuk angkutan disabilitas dan satu unit bus sekolah. Bus sekolah tersebut akan melayani rute Tenggarong – Kelurahan Maluhu – Spontan Baru – Tenggarong.
Adapun jadwal operasional bus direncanakan berlangsung dalam dua waktu, yakni pagi hari pukul 06.00–07.00 WITA untuk mengantar siswa ke sekolah dan siang hari pukul 14.00–15.00 WITA untuk mengantar siswa pulang.
Bus yang digunakan memiliki kapasitas 18 tempat duduk dengan mesin berkapasitas 2.800 cc. Dengan spesifikasi tersebut, kendaraan diharapkan dapat memberikan kenyamanan serta keamanan bagi para pelajar yang menggunakannya.
Ahmad Junaidi menegaskan, program ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah untuk memberikan akses transportasi yang lebih merata bagi masyarakat, khususnya bagi pelajar dan penyandang disabilitas.
“Harapannya, layanan ini dapat membantu masyarakat mendapatkan akses transportasi yang aman, nyaman, dan terjangkau,” tutupnya. (*van)

















