Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
ADVERTORIALKUTAI KARTANEGARA

Disdikbud Kukar dan SEAMOLEC Gelar Pelatihan AI untuk Guru, Dorong Transformasi Digital Pendidikan

231
×

Disdikbud Kukar dan SEAMOLEC Gelar Pelatihan AI untuk Guru, Dorong Transformasi Digital Pendidikan

Share this article
7336c13c 9543 431d b8a5 588e53becad2
Kegiatan Pelatihan AI Disdikbud Kukar (dk)
Example 468x60

KUKAR : Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) bekerja sama dengan SEAMEO Regional Open Learning Centre (SEAMOLEC) menggelar kegiatan pelatihan bertema AI in the Classroom yang berlangsung selama tiga hari, 12–14 Agustus 2025, di Hotel Grand Fatma, Tenggarong.

Plt. Sekretaris Disdikbud Kukar, Pujianto, menyampaikan apresiasi atas kehadiran SEAMOLEC di Kukar. Menurutnya, kesempatan ini sangat berharga karena tidak semua daerah mendapatkan akses pelatihan serupa.

“Ini langkah luar biasa. Kehadiran SEAMOLEC di Kukar menjadi momentum penting dalam pengembangan pendidikan berbasis transformasi digital. Materi AI yang diberikan akan membantu guru memahami manfaat, pola, dan bentuk pemanfaatan teknologi ini dalam pembelajaran,” ujarnya.

Pujianto menjelaskan, pihaknya menghadirkan guru-guru yang memiliki minat, bakat, dan keterlibatan dalam komunitas pendidikan agar dapat menularkan ilmu yang didapat kepada rekan-rekan guru lainnya di Kukar.

“Tahun ini pelatihan sepenuhnya difasilitasi SEAMOLEC. Ke depan, kami akan menganggarkan dari APBD agar kegiatan seperti ini berkelanjutan. Kami juga ingin menambah frekuensi dan memperkaya materi, sehingga kompetensi guru di bidang digital semakin meningkat,” tambahnya.

Sementara itu, Manajer Divisi Pengembangan SEAMEO SEAMOLEC, Ari Susanti, menjelaskan bahwa SEAMOLEC merupakan institusi di bawah Southeast Asian Ministers of Education Organization (SEAMEO) yang juga menjadi bagian dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI.

“Kami sangat fokus pada transformasi digital di dunia pendidikan, sejalan dengan kebijakan pemerintah beberapa tahun terakhir. Melalui kegiatan ini, kami ingin mengidentifikasi potensi daerah yang bisa dikembangkan, tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga Asia Tenggara,” terangnya.

Ari menambahkan, salah satu fokus utama pelatihan adalah pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI) dalam pembelajaran. Guru, kata dia, diharapkan menguasai teknologi ini lebih baik daripada siswanya, sehingga dapat mengarahkannya sesuai tujuan pembelajaran.

8cba2a20 b43c 4e80 b4b9 f0139c06a42b

“Dengan kompetensi yang tepat, guru bisa memastikan teknologi digunakan untuk meningkatkan kualitas belajar, bukan disalahgunakan. Harapan kami, guru di Kukar dapat menjadi pengajar sekaligus pengendali pemanfaatan AI di kelas,” ujarnya.

Pelatihan ini diikuti 30 pendidik dari berbagai jenjang, mulai dari PAUD, SD, SMP, hingga Pendidikan Nonformal (PNF). Meski jumlah peserta terbatas karena kendala anggaran dan sumber daya, Ari berharap mereka menjadi agen perubahan yang menyebarkan pengetahuan dan praktik baik kepada guru-guru lain di Kukar.

“Kami berharap dapat mewujudkan pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, meningkatkan daya saing siswa, dan memperkuat posisi Kukar dalam kancah pendidikan nasional maupun regional,” tutupnya.(Adv/dk)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *