BALIKPAPAN: Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan terus memperkuat transformasi digital di sektor pendidikan. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Balikpapan, Irfan Taufik, menegaskan bahwa digitalisasi merupakan keharusan, agar proses belajar mengajar mampu mengikuti perkembangan teknologi.
“Transformasi digital wajib kita lakukan,” tegas Irfan Taufik dalam kegiatan Gebyar Lomba Kreativitas Sains Inspiratif 2025 tingkat SMP se-Kota Balikpapan, di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC) Dome, pada hari Kamis, 27 November 2025.
Ia melaporkan, dalam tiga tahun terakhir pemerintah telah menyiapkan infrastruktur digital, secara bertahap melalui pengadaan sarana dan prasarana berbasis teknologi. Salah satu yang menjadi prioritas ialah pengadaan 10 ribu papan display yang telah didistribusikan sejak tiga tahun lalu, sejalan dengan program prioritas Kementerian Dikdasmen dan kebijakan Presiden Prabowo.
Selain dukungan pemerintah pusat, Disdikbud juga memanfaatkan pendanaan APBD untuk melengkapi fasilitas sekolah. “Dengan APBD, ada 225 papan display yang kita adakan, untuk mendukung hampir 700 sekolah di Balikpapan mulai dari 500 PAUD, lebih dari 200 SD, hingga sekitar 60 SMP,” jelas Irfan.
Ia menekankan bahwa kebutuhan infrastruktur digital masih akan terus bertambah. Oleh karena itu, pihaknya meminta dukungan berkelanjutan, agar Balikpapan dapat menuntaskan fase penyediaan sarana, prasarana, dan peningkatan kompetensi sumber daya manusia. “Ke depan, kita berharap digitalisasi bukan lagi program, tetapi kebiasaan dalam dunia pendidikan,” ujarnya.
Irfan juga mengungkapkan capaian besar Balikpapan dalam peningkatan kapasitas guru. Disdikbud berhasil melaksanakan Gemini Akademi yang dihadiri 2.283 guru dari berbagai jenjang pendidikan. Kegiatan ini disebut sebagai yang pertama di Indonesia, bahkan yang pertama di dunia, menurut keterangan tim Google for Education.
“Kami bangga Balikpapan menjadi kota pertama di dunia yang melaksanakan Gemini Akademi dengan melibatkan lebih dari 2.000 guru,” kata Irfan.

Dalam kesempatan yang sama, Irfan juga menghadiri Gebyar Lomba Kreativitas Sains Inspiratif 2025, yang digelar Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Sains tingkat SMP.
Berbagai lomba digelar dalam ajang tersebut, termasuk lomba roket air yang akan berlangsung di halaman BSCC Dome dengan lintasan sekitar 80 meter, serta beberapa kompetisi akademik seperti lomba cerdas cermat. Kegiatan ini diharapkan mendorong kreativitas, inovasi, dan kecintaan siswa terhadap ilmu pengetahuan.(las)

















