KUKAR : Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) akan menggelar pertunjukan budaya bertajuk Terbang Tampil Idaman Terbaik (TeTiba) Jogja di Obelix Sea View, Yogyakarta, pada Minggu (11/5/2025). Acara ini merupakan bagian dari upaya pengembangan Sistem Pemasaran Berbasis Hak Atas Kekayaan Intelektual (HaKI) untuk memperkuat subsektor seni pertunjukan dan musik, serta mempromosikan potensi budaya Kukar ke tingkat nasional.
Plt Kabid Ekonomi Kreatif (Ekraf) Kukar, Zikri Umulda, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan langkah inovatif dalam mempromosikan pariwisata dan ekonomi kreatif di Kukar. “Kami ingin mengenalkan seni dan budaya Kukar di luar daerah, terutama ke destinasi wisata yang sudah terkenal, agar lebih banyak pengunjung datang dan menyaksikan keunikan budaya kami,” ujarnya saat diwawancarai pada Jumat (9/5/2025).
Menurut Zikri, dalam pertunjukan TeTiba Jogja nanti, akan melibatkan pelaku seni dari 20 kecamatan di Kukar. Ada 12 musisi dari komunitas Olah Gubang Musik yang akan tampil, serta penari dari suku Dayak Modang, Benuak, dan Tunjung yang akan mempersembahkan berbagai tarian tradisional seperti Budok, Belian, dan Perang. Tarian-tarian ini akan menambah keunikan dan kemegahan pentas seni yang akan digelar.
Tidak hanya sebagai hiburan, TeTiba Jogja juga dirancang sebagai strategi promosi pariwisata Kukar. Pengunjung yang datang akan disuguhkan berbagai informasi pariwisata melalui brosur yang dibagikan, serta kuliner khas Kukar seperti jajanan tradisional. Bahkan, akan ada kuis yang bertujuan untuk membuat wisatawan lebih mengenal budaya dan destinasi wisata Kukar secara lebih mendalam.
Salah satu tujuan utama kegiatan ini adalah memberikan ruang bagi para pelaku seni di Kukar untuk tampil di luar ruang konvensional. “Kami ingin memberi mereka kesempatan untuk tampil di hadapan wisatawan yang datang untuk berlibur, sehingga mereka bisa memperkenalkan budaya Kukar dengan cara yang lebih luas,” jelas Zikri.
Melalui TeTiba Jogja, Dispar Kukar berharap budaya daerah bisa dikenalkan secara langsung kepada masyarakat luas, sehingga mereka lebih mengenal dan menghargai warisan budaya lokal. Zikri menambahkan, ini adalah peluang besar bagi Kukar untuk mengangkat seni dan budaya daerah agar lebih dikenal di luar wilayah Kalimantan Timur.
“Kami berharap kegiatan yang kami gelar pertama kalinya ini bisa berjalan lancar, dan memberikan dampak untuk mengenalkan kebudayaan dan wisata yang ada di Kukar.” tutupnya (Adv/dk)

















