KUKAR: Ketua Dewan Pengawas (Dewas) Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Radio Pemerintah Kabupaten (RPK) Kutai Kartanegara (Kukar), Dewi Ariani, resmi melantik lima Dewan Direksi LPPL masa jabatan 2024-2029 pada Jumat (7/6/24) di aula Gedung RPK Tenggarong.
Pelantikan ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kukar Sunggono, anggota Dewas Bambang Irawan dan Ibramsyah, para kepala OPD di Kukar, serta lurah-lurah di Kecamatan Tenggarong.
Lima Dewan Direksi LPPL yang dilantik adalah Hermawan sebagai Direktur Utama, Agustina sebagai Direktur Bagian Tata Usaha, Mokh Ansori sebagai Direktur Bidang Penyiaran dan Pemasaran, Ahmad Rahadian sebagai Direktur Bidang Teknik, dan Via Regianya Setyawati sebagai Direktur Bidang Pemberitaan.
Ketua LPPL RPK, Dewi Ariani, mengucapkan selamat kepada jajaran direksi yang baru dilantik. Ia berharap bahwa dengan adanya direksi baru ini, mereka segera menyiapkan master plan sebelum akhir Juni 2024.
“Mulai Juli sampai akhir tahun, RPK 100.6 FM sudah mulai bersiaran. Radio ini akan tetap menjadi radio pemerintah yang menyiarkan informasi yang valid, akurat, dan positif. Kami juga akan merangkul pangsa pasar milenial dan zenial serta mengembangkan unit-unit usaha dan membuka diri terhadap semua komunitas,” ungkap Dewi Ariani.
Ia juga berharap RPK tidak hanya menjadi lembaga penyiaran, tetapi juga menjadi kebanggaan masyarakat Kukar, bisa menjadi pusat aktivitas sosial, ekonomi, dan budaya. Dewi yakin bahwa jajaran direksi ini solid dan memiliki semangat, bakat, dan etos kerja yang baik.
“Harapan kami adalah agar mereka bisa segera eksis di tengah masyarakat,” tambahnya.
Sementara Sekda Kukar, Sunggono, mengungkapkan harapannya agar Dewan Direksi yang baru dilantik segera beradaptasi dengan dunia penyiaran dan mendapat dukungan dari semua OPD, khususnya dalam membangun komunikasi.
“Sebagai radio pemerintah daerah, informasi yang dipublikasikan harus lebih fokus pada pembangunan di kota ini, yang bisa diakses melalui semua OPD yang ada. Kami berharap direksi dapat segera membangun komunikasi dengan semua OPD, terutama dengan adanya pilkada dan rencana pembangunan desa yang perlu disampaikan kepada masyarakat. Semoga RPK tetap eksis di masa depan,” tutupnya.(adv/dk1)

















