KUKAR – Desa Muara Siran, yang terletak di Kecamatan Muara Kaman, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), memiliki potensi karbon yang dapat dijual. Lahan gambut yang melimpah di daerah tersebut menawarkan peluang bagi masyarakat setempat untuk memperoleh pendapatan tambahan.
Dengan luas desa mencapai lebih dari 42 ribu hektar, yang meliputi sungai, danau, dan rawa-rawa gambut, Desa Muara Siran memiliki potensi besar dalam hal sumber daya energi terbarukan.
Kepala Desa Muara Siran, Ishan Mashor, mengungkapkan bahwa pentingnya upaya untuk mengarahkan masyarakat agar turut serta dalam upaya penyelamatan hutan gambut.
“Meskipun demikian, tantangan yang kami hadapi adalah kesulitan dalam mengkoordinasikan kegiatan sehari-hari masyarakat dengan upaya pelestarian hutan. Kebakaran lahan yang sering terjadi di desa tersebut menjadi salah satu contoh dampak negatif dari ketidakseimbangan ini.” ujar Ishan Kamis (7/3/24).
Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan ribuan program yang dapat menyelaraskan kegiatan masyarakat dengan tujuan pelestarian hutan. Desa Muara Siran juga mengikuti program jual beli karbon sebagai salah satu upaya untuk menghasilkan pendapatan tambahan bagi warganya.
“Potensi ini diharapkan dapat didukung oleh semua pihak terkait, dan diharapkan bahwa setiap individu dapat turut serta dalam program jual beli karbon ini sebagai sumber pendapatan tambahan bagi masyarakat desa.” pungkasnya (adv/dk1)

















