Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
DISKOMINFO KUKARKUTAI KARTANEGARA

Bupati Kukar Tegaskan Pentingnya Konsistensi dalam Program Optimalisasi Lahan dan Ketahanan Pangan

343
×

Bupati Kukar Tegaskan Pentingnya Konsistensi dalam Program Optimalisasi Lahan dan Ketahanan Pangan

Share this article
90349194 374b 495b 9e4f 1b8d0d89c55d
Bupati Kukar Edi Damansyah
Example 468x60

KUKAR : Bupati Kutai Kartanegara, Edi Damansyah, menegaskan pentingnya konsistensi dan sinergi dalam pelaksanaan program ketahanan pangan melalui konsep optimalisasi lahan (Oplah).

Hal ini disampaikan dalam pertemuan bersama jajaran Kodim 0906 Kutai Kartanegara, perwakilan Kementerian Pertanian, serta unsur Brigadi Pangan.

“Dua minggu lalu kami mendapat supervisi dari Koordinator Kaltim dan salah satu Direktur Kementan. Dalam kunjungan tersebut ditemukan kendala teknis terkait jadwal tanam. Ini harus jadi perhatian serius agar tidak terjadi kekosongan aktivitas tanam di lokasi-lokasi yang telah ditetapkan,” ujar Edi Sabtu (12/4/2025)

Ia menyoroti tantangan di Kukar, di mana sebagian besar Brigadi Pangan dibentuk dari kelompok tani eksisting, sementara masih banyak lahan produktif yang belum tergarap akibat keterbatasan sumber daya manusia. Padahal, program Oplah menargetkan keterlibatan aktif petani milenial dalam pengelolaan lahan.

“Kami sudah mengidentifikasi kelompok tani yang akan dilibatkan. Saya harap Pak Dandim 0906 Kukar, Dandim 0908 Bontang, serta seluruh Brigadi Pangan benar-benar mendampingi dan membahas konsep kerjanya bersama,” tegas Bupati.

Lebih lanjut, Edi menyoroti kultur yang berkembang di masyarakat tani Kukar, di mana aktivitas menanam cenderung menunggu bantuan pemerintah pasca panen. Dalam skema Oplah, jeda ini akan diisi oleh aktivitas Brigadi Pangan secara berkelanjutan.

“Ini saya tekankan karena dalam RPJMD ‘Kukar Idaman’ sesuai Perda Nomor 6 Tahun 2021, ketahanan pangan adalah prioritas utama. Kutai Kartanegara telah ditetapkan sebagai lumbung pangan Kalimantan Timur,” jelasnya.

Saat ini, Kukar menyumbang sekitar 42% kebutuhan beras Kaltim. Sektor perikanan dan peternakan juga mencatat pertumbuhan positif, terutama dari wilayah Anggana dan Pulau Makam untuk hasil tangkap, serta kontribusi daging ayam yang terus meningkat.

Atas dasar pencapaian ini, Kukar telah menerima Panji Keberhasilan Pembangunan di bidang pangan dan hortikultura selama tiga tahun berturut-turut. Edi menyampaikan optimismenya terhadap capaian program nasional, terlebih dengan dukungan pemerintah daerah.

“Kuncinya ada di konsistensi dan komitmen bersama. Kalau dalam istilah agama, kita harus istiqomah. Saya yakin program ini akan berjalan sukses di Kukar,” tutupnya. (Adv/dk)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *