KUKAR : Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kutai Kartanegara (Kukar) terus berupaya meningkatkan kualitas penyebaran informasi dan pelayanan publik. Salah satu strategi yang dilakukan adalah pembangunan videotron di beberapa titik strategis, seperti depan kantor Bapenda, Loa Janan, Kota Bangun, serta beberapa lokasi lainnya.
Kepala Bapenda Kukar Bahari Joko Susilo mengatakan bahwa penggunaan videotron merupakan bagian dari program digitalisasi yang sejalan dengan perkembangan teknologi.
“Memang sudah menjadi program Bapenda untuk digitalisasi informasi, sekaligus merespons perkembangan teknologi yang semakin mengarah ke digital,” ujar Bahari Joko Susilo Sabtu (8/3/2025)
Ke depan, Bapenda Kukar merencanakan penambahan dua videotron lagi untuk memperluas jangkauan informasi. Media ini akan dimanfaatkan untuk menyebarluaskan informasi terkait kebijakan, program, dan layanan pemerintah secara lebih efektif.
Selain pemasangan videotron, Bapenda Kukar juga berkolaborasi dengan kecamatan dan desa untuk memastikan informasi tersampaikan dengan baik kepada masyarakat. Bahkan, masyarakat diberikan kesempatan untuk memanfaatkan media Bapenda secara gratis untuk kepentingan non-komersial dan sosial.
Sebagai bagian dari strategi sosialisasi, Bapenda juga mengadakan berbagai kegiatan nonton bareng (nobar) dalam acara tertentu, seperti pertandingan olahraga. Kegiatan ini tidak hanya berfungsi sebagai hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi momen edukasi terkait program-program pemerintah.
Selain menangani pajak parkir, Bapenda Kukar juga mengelola berbagai jenis retribusi pelayanan guna mendukung pembangunan daerah serta meningkatkan pelayanan publik.
Diharapkan, sosialisasi yang terus dilakukan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam membayar pajak, sekaligus membangun hubungan yang lebih dekat antara pemerintah dan wajib pajak.
“Sosialisasi ini bukan hanya untuk penyebarluasan informasi pajak daerah, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi dan wadah untuk menampung aspirasi masyarakat. Kami ingin memberikan layanan yang lebih langsung dan efektif,” tambahnya.
Dengan berbagai langkah inovatif ini, Bapenda Kukar optimistis dapat meningkatkan transparansi, efisiensi pelayanan, serta kesadaran masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah melalui pajak dan retribusi.(adv/dk)

















