KUKAR : Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Kartanegara akan menggelar sosialisasi terkait pengelolaan Bantuan Operasional Sekolah Kabupaten (BOSKAP) bagi sekolah jenjang SMP. Kegiatan ini berlangsung di Aula Serba Guna pada Selasa (30/9/2025).
Plt. Kabid Pendidikan SMP Disdikbud Kukar, Emy Rosana Saleh, menyampaikan bahwa sosialisasi ini sangat penting agar sekolah memahami teknis penggunaan dana BOSKAP sesuai aturan yang berlaku.
“Sebelum program berjalan, sekolah harus mendapat sosialisasi agar tidak terjadi kesalahan administrasi,” ujarnya, Senin (29/9/2025).
Peserta sosialisasi berasal dari seluruh SMP di Kukar. Setiap sekolah mengirimkan tiga unsur utama, yaitu kepala sekolah, bendahara, dan komite. Total ada sekitar 530 peserta yang mengikuti kegiatan ini, dengan pembagian dalam dua gelombang, yakni pagi dan siang.
Menurut Emy, pembagian gelombang dilakukan untuk menjaga efektivitas pelaksanaan kegiatan. Dengan jumlah peserta yang besar, strategi ini dinilai mampu memastikan semua peserta dapat menerima materi secara lebih optimal dan interaktif.
Dalam sosialisasi, Disdikbud Kukar memaparkan secara rinci perbedaan antara BOSKAP reguler dan BOSKAP perlengkapan sekolah bagi peserta didik baru. Selain itu, juga dijelaskan mengenai standar harga perlengkapan sekolah yang telah ditetapkan agar tidak terjadi kesalahpahaman dalam penganggaran.
Kegiatan ini tidak hanya sebatas penyampaian materi, tetapi juga menghadirkan sesi tanya jawab. Melalui forum tersebut, pihak sekolah berkesempatan menyampaikan kendala dan tantangan yang mereka hadapi dalam pengelolaan dana BOSKAP di lapangan.
“Harapan kami, setelah mengikuti sosialisasi ini, seluruh SMP di Kukar dapat lebih siap dalam mengelola dana BOSKAP. Dengan pengelolaan yang akuntabel dan transparan, program ini diyakini mampu memberikan manfaat nyata bagi siswa sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan di Kutai Kartanegara,” tutupnya (Adv/and)

















