KUKAR: Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kutai Kartanegara (Kukar) kembali melaksanakan program pembagian sapi kepada kelompok peternak.
Program ini merupakan agenda rutin yang digelar setiap tahun sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah dalam meningkatkan populasi ternak sekaligus kesejahteraan para peternak.
Nelva Aflinda, Staf Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Distanak Kukar, mengrmukakan, tahun ini Distanak Kukar menyalurkan sebanyak 315 ekor sapi kepada kelompok-kelompok peternakan yang tersebar di beberapa kecamatan.
Bantuan ini diberikan secara cuma-cuma melalui mekanisme pengajuan proposal oleh kelompok peternak.
Proposal yang masuk kemudian diverifikasi dengan pengecekan langsung di lapangan untuk memastikan kelayakan penerima.
Ia menjelaskan, program ini bertujuan meningkatkan populasi ternak sapi di Kukar yang hingga kini masih tergolong rendah.
Adanya bantuan pemerintah berupa bibit ternak sapi diharapkan ke depan populasi ternak akan semakin meningkat sehingga bisa menjadi salah satu sektor penopang ekonomi masyarakat.
Selain meningkatkan populasi ternak, program ini juga diharapkan mampu memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan peternak.
Bantuan sapi-sapi ini diharapkan bisa dikembangkan lebih lanjut oleh kelompok penerima sehingga menambah nilai ekonomi dari sektor peternakan di Kukar.
“Pada tahun ini, setidaknya 25 kelompok tani dan peternakan di Kukar tercatat sebagai penerima bantuan. Setiap kelompok mendapatkan alokasi sapi sesuai dengan kebutuhan yang telah mereka ajukan dalam proposal serta hasil verifikasi di lapangan”, ucap Nelva, Sabtu (20/9/2025).
Ketua Kelompok Tani Agro Lestari asal Kecamatan Samboja, Zazuli, mengaku kelompoknya termasuk salah satu yang menerima bantuan peternakan.
Ia menyampaikan ucapan terima kasih atas perhatian pemerintah daerah melalui Distanak Kukar.
Kelompoknya mendapatkan bantuan 3 ekor sapi pejantan.
“Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih kepada Distanak Kukar karena telah membantu kelompok kami dengan memberikan sapi pejantan sebanyak tiga ekor. Bantuan ini sangat bermanfaat sekali untuk kami ke depan,” kata Zazuli.
Ia mengatakan, sebelumnya kelompoknya memang belum memiliki sapi pejantan sehingga bantuan ini dianggap sangat penting dalam upaya pengembangan peternakan mereka.
Dengan tambahan sapi pejantan ini, kelompok Agro Lestari berharap bisa meningkatkan kualitas bibit dan jumlah ternak di wilayahnya.
Ia berharap pemerintah daerah melalui Distanak Kukar terus memberikan perhatian dan dukungan kepada kelompok peternak kecil.
“Kami masih sangat memerlukan bantuan dari Distanak ke depan, khususnya dalam pengembangan peternakan kami agar bisa lebih maju,” tuturnya.(*van)

















