Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
ADVERTORIAL

Tukung Ritan Hidupkan Semangat Budaya Lewat Olahraga Tradisional

470
×

Tukung Ritan Hidupkan Semangat Budaya Lewat Olahraga Tradisional

Share this article
tukung ritan
Example 468x60

KUKAR : Upaya pelestarian olahraga tradisional di Desa Tukung Ritan, Kecamatan Tabang, terus digencarkan oleh pemerintah desa. Salah satunya melalui penyelenggaraan berbagai perlombaan dalam rangka Festival Mecaq Undat yang digelar pada 3–5 Mei 2025.

Kepala Desa Tukung Ritan, Ubang Ului, menyebut bahwa olahraga tradisional menjadi favorit masyarakat desa.

“Olahraga yang digemari masyarakat di sini adalah olahraga tradisional, dan kami terus mengembangkannya lewat event serta agenda tahunan desa,” jelasnya.

Beragam perlombaan meramaikan Festival Mecaq Undat, mulai dari menyumpit, lempar lembing (tombak), adu kekuatan tradisional, hingga lomba perahu ketinting. Kegiatan olahraga dilaksanakan secara intens sejak pagi, sore, hingga malam hari, melibatkan peserta dari seluruh RT di desa.

Salah satu yang paling menarik perhatian adalah lomba perahu ketinting. Setiap perahu diisi 12 orang dan mewakili masing-masing RT. Perlombaan ini menjadi acara puncak dan paling ditunggu-tunggu warga. Tahun ini menjadi tahun kedua lomba perahu digelar dan terus mendapat antusiasme tinggi.

Komunitas menyumpit yang baru dibentuk tahun ini juga menjadi salah satu langkah awal dalam pembinaan prestasi. Namun, sejauh ini, belum ada event berskala lebih besar dari luar desa yang mewadahi cabang olahraga tersebut.

Dari sisi sarana dan prasarana, kegiatan olahraga masih dijalankan secara mandiri. “Perahu dibuat secara gotong-royong oleh RT masing-masing, alat menyumpit pun disediakan oleh komunitas. Belum ada dukungan dari pemerintah desa, kecamatan, maupun kabupaten,” ungkap Ubang Ului.

Meski begitu, pihak desa tetap bersyukur atas dukungan dari BAYAN Group yang menjadi sponsor utama dalam penyelenggaraan lomba menyumpit dan perahu. Perusahaan tersebut menyediakan hadiah, piagam, dan dana pembinaan untuk para peserta.

Ke depan, Pemerintah Desa Tukung Ritan berharap adanya dukungan dari dinas terkait, khususnya Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar. “Kami sudah ajukan proposal dan bahkan mendatangi langsung Dispora, tapi belum ada tanggapan sampai sekarang,” tambahnya.

Menanggapi hal ini, Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif desa dalam mengembangkan olahraga tradisional. “Ini langkah positif. Olahraga tradisional kalau ditekuni bisa berprestasi karena kejuaraannya ada dari tingkat kabupaten sampai nasional,” ujarnya.

Dispora Kukar melalui KORMI (Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia) terus membina atlet-atlet lokal. “Selain pembinaan, kami juga libatkan mereka dalam event besar seperti Erau dan lomba-lomba olahraga tradisional lainnya,” kata Ali.

Dengan semangat masyarakat dan komitmen pemerintah desa, olahraga tradisional di Tukung Ritan diharapkan dapat berkembang lebih luas, bahkan menjadi identitas budaya olahraga yang membanggakan bagi Kukar. (Adv/dk)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *