KUKAR : Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kutai Kartanegara tengah mempersiapkan kegiatan Pemilihan Pemuda Berprestasi tahun 2025. Kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan yang dilaksanakan secara berjenjang, mulai dari tingkat kabupaten, dilanjutkan ke tingkat provinsi, dan puncaknya di tingkat nasional.
Kepala Dispora Kukar Aji Ali Husni menjelaskan tahun ini, ada beberapa kategori yang diperlombakan, yakni Duta Pemuda, Pemuda Berprestasi, Pemuda Kreatif, Pemuda Pelopor, dan Wirausaha Muda Pemula Berprestasi.
“Setelah seleksi di tingkat kabupaten, pemenang akan mewakili Kukar di tingkat provinsi. Biasanya, kita selalu punya perwakilan yang lolos ke nasional, dan bahkan meraih predikat terbaik,” ujar Ali Selasa (15/4/2025).
Pendaftaran sudah dibuka sejak April dan akan ditutup pada akhir Mei 2025. Penganugerahan bagi para pemenang tingkat kabupaten dijadwalkan akan berlangsung pada bulan Oktober.
Adapun peserta yang dapat mendaftar adalah pemuda dari Kutai Kartanegara, baik secara individu, maupun yang diutus oleh komunitas, organisasi kepemudaan (OKP), maupun lembaga lainnya. Mereka dapat memilih kategori sesuai dengan prestasi atau bidang yang dikuasai.
“Kami ingin semua elemen pemuda ikut berpartisipasi. Melalui lomba ini, kami memberikan tempat dan kesempatan agar mereka bisa menunjukkan prestasi di bidang masing-masing. Ini bagian dari pelayanan pemerintah kepada para pemuda,” tambahnya.
Dispora juga berharap dukungan dari pemerintah desa, kelurahan, dan kecamatan, agar turut menyosialisasikan kegiatan ini kepada pemuda di wilayah masing-masing.
“Selama ini, belum semua kecamatan ikut serta. Kami sudah melakukan sosialisasi melalui berbagai saluran, termasuk grup WA kecamatan, kelurahan, hingga OKP. Harapannya, tahun ini jumlah peserta meningkat karena potensi pemuda Kukar sangat luar biasa,” jelasnya.
Untuk syarat usia peserta, ditetapkan maksimal 29 tahun. Hal ini agar para juara memiliki peluang untuk lanjut ke tingkat nasional tahun depan, mengingat batas usia pemuda secara nasional adalah 30 tahun.
“Kalau tahun ini mereka juara dalam usia 30 tahun, maka tahun depan sudah tidak bisa mewakili Kukar ke tingkat nasional. Itulah kenapa kami batasi maksimal 29 tahun,” terang Dispora Kukar.
Ali juga mengimbau para pemuda untuk tidak menyia-nyiakan kesempatan ini.
“Ini saatnya menunjukkan prestasi. Pemerintah sudah menyiapkan wadahnya, mari manfaatkan sebaik-baiknya. Kami juga mengajak para kepala desa, lurah, camat, dan pimpinan OKP untuk mendorong warganya berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini,” pungkasnya (Adv/dk).

















