Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
DINAS PARIWISATA KUKARKUTAI KARTANEGARA

Dispar Kukar Dukung Penuh Pengembangan Wisata Samboja Barat

784
×

Dispar Kukar Dukung Penuh Pengembangan Wisata Samboja Barat

Share this article
rumah
Example 468x60

KUKAR  : Dinas Pariwisata Kutai Kartanegara (Dispar Kukar) menyatakan dukungan penuh terhadap pengembangan potensi wisata di Kecamatan Samboja Barat. Wilayah yang berada di pesisir Kukar ini dinilai memiliki kekayaan destinasi alam dan budaya yang sangat menjanjikan untuk dikembangkan, terlebih dengan letaknya yang strategis, dekat dengan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Plt Kepala Dinas Pariwisata Kukar, Arianto, mengatakan bahwa pihaknya terus mendorong kecamatan dan desa di Kukar untuk menggali potensi pariwisata yang dimiliki, sebagai bagian dari upaya meningkatkan ekonomi masyarakat.

“Selagi bisa dikembangkan, kenapa tidak? Tujuannya tentu untuk meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar,” ujarnya.

Arianto menegaskan, Dispar Kukar siap memberikan dukungan, khususnya terhadap objek-objek wisata di Samboja Barat yang kini tengah dalam tahap pengembangan.

“Intinya kami dari Dispar siap mensupport objek wisata di kecamatan maupun desa, .termasuk di Samboja Barat. Diharapkan semakin banyak wisatawan yang berkunjung ke sana,” tambahnya.

Sementara itu, Camat Samboja Barat, Burhanuddin, menjelaskan bahwa sejumlah destinasi andalan kini tengah dikembangkan bersama masyarakat dan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) setempat.

Beberapa destinasi yang menjadi prioritas antara lain Pantai Ambalat dengan pesona baharinya, Pantai Salokapi Laut yang dikelola langsung oleh Pokdarwis lokal, serta Batu Dinding di kawasan Tahura yang menyuguhkan daya tarik petualangan alam.

Tak hanya itu, wilayah ini juga mengusung konsep wisata edukasi melalui Wisata Pertanian Lokawar, yang memberikan pengalaman langsung dalam budidaya sayuran. Ada pula Rawa Lumbur, wisata alami di kawasan rawa, dan Lamin Etam, destinasi budaya milik swasta dengan nuansa lokal yang kuat.

Selain menyuguhkan keindahan, sektor wisata di Samboja Barat juga dimanfaatkan untuk menggerakkan ekonomi masyarakat. Di Pantai Ambalat, misalnya, setiap pengunjung mendapatkan produk UMKM lokal sebagai bagian dari tiket masuk, sebagai bentuk inovasi promosi dan pemberdayaan ekonomi kerakyatan.

Meski potensi besar dimiliki, Burhanuddin mengakui pengembangan wisata masih menghadapi tantangan, khususnya infrastruktur. Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor agar pengembangan destinasi berjalan optimal.

“Kami berharap beberapa event bisa masuk dalam agenda tahunan kabupaten, termasuk dukungan logistik dan promosi untuk Pokdarwis. Akses jalan juga masih menjadi tantangan utama, terutama ke kawasan seperti Batu Dinding dan Lokawar,” terangnya.

Untuk mendukung aksesibilitas, pihak kecamatan telah mengajukan pengaspalan jalan masuk ke Pantai Ambalat serta semenisasi jalan menuju Pantai Salokapi Laut melalui Jalan Padaidi. Program ini diharapkan segera terealisasi agar mobilitas wisatawan semakin lancar.

Meski keterbatasan anggaran menjadi kendala, Burhanuddin tetap optimistis bahwa Samboja Barat memiliki masa depan cerah di sektor pariwisata.

“Dengan potensi alam yang luar biasa dan semangat kolaboratif dari masyarakat, Samboja Barat bersiap menjadi primadona wisata baru di Kalimantan Timur. Kita akan terus mendorong ekonomi lokal, mempromosikan budaya, dan menjaga kelestarian lingkungan,” pungkasnya. (Adv/dk)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *