Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
DISKOMINFO KUKARKUTAI KARTANEGARA

Disdukcapil Kukar Terus Tingkatkan Pelayanan ke Masyarakat

662
×

Disdukcapil Kukar Terus Tingkatkan Pelayanan ke Masyarakat

Share this article
irianto
Example 468x60

KUKAR : Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kukar, Muhammad Iryanto, mengungkapkan bahwa pada tahun 2025, terdapat perubahan signifikan dalam program jemput bola yang dijalankan oleh pihaknya.

Jika sebelumnya pendekatan yang diterapkan terbilang pasif dengan menunggu kedatangan warga, kini Disdukcapil Kukar melaksanakan pendekatan yang lebih agresif dengan mendatangi langsung masyarakat.

“Program ini telah dimulai sejak 4 Januari hingga sebelum bulan puasa. Salah satu contoh program yang kami jalankan adalah jemput bola akta kelahiran secara door-to-door, di mana kami mendata target berdasarkan pusat data, seperti ribuan anak dalam satu kecamatan. Kami kemudian membentuk tim yang langsung turun ke lapangan, menyisir rumah satu per satu, layaknya sensus,” kata Muhammad Iryanto.

Pendekatan ini, yang memastikan tingkat akurasi pendataan mencapai 100%, memudahkan pihak Disdukcapil dalam memastikan tidak ada rumah yang terlewat dalam pendataan. Jika ada anak yang tidak dapat diterbitkan akta kelahiran, biasanya disebabkan oleh faktor seperti sudah meninggal atau pindah ke luar daerah.

Contohnya, di Kecamatan Muara Jawa, terdapat lebih dari 1.200 anak yang menjadi target penerbitan akta kelahiran dan KIA. Setelah dilakukan penyaringan data, sekitar 900 anak masih belum memiliki dokumen tersebut. Dalam waktu tiga hari, tim Disdukcapil bekerja sama dengan RT dan pihak desa untuk mendatangi rumah-rumah warga.

Walaupun ada beberapa kendala seperti anak yang telah meninggal atau pindah, mayoritas dari mereka berhasil mendapatkan akta kelahiran dan KIA.

Muhammad Iryanto juga menambahkan bahwa program ini telah dilaporkan ke tingkat provinsi, dan mereka diminta untuk memaparkan inovasi terbaru ini. Beberapa kendala yang dihadapi dalam program ini adalah medan yang sulit dan cuaca yang tidak menentu. Meski begitu, tim tetap berkomitmen menjalankan tugas mereka, bahkan dalam kondisi hujan lebat mereka tetap turun ke lapangan dengan mengenakan jas hujan, berjalan kaki, atau menggunakan motor.

Pendekatan door-to-door ini berbeda dengan metode sebelumnya yang hanya dilakukan di tingkat kecamatan dan menunggu warga datang. Dengan cara baru ini, Disdukcapil Kukar lebih aktif mendatangi masyarakat, serta mempermudah persyaratan tanpa melanggar aturan yang berlaku. RT turut membantu dengan mengarahkan tim ke rumah-rumah warganya, dan banyak warga yang tidak menyadari bahwa mereka bisa mendapatkan akta kelahiran dengan mudah.

Sebagai contoh, seorang ibu yang sedang memasak bisa langsung menyerahkan dokumen seperti buku nikah, kartu keluarga, dan surat keterangan kelahiran yang kemudian langsung didokumentasikan oleh tim tanpa perlu fotokopi atau datang ke kantor desa.

Selain layanan akta kelahiran, Disdukcapil Kukar juga melibatkan sekolah-sekolah, khususnya di tingkat SMA, madrasah, dan pondok pesantren, untuk mempermudah proses perekaman data kependudukan.

Mereka mengundang kepala sekolah di beberapa wilayah untuk memberikan keleluasaan kepada siswa dalam melakukan perekaman data kependudukan. Sekolah juga berperan mengawasi jalannya perekaman.

Menariknya, banyak siswa yang awalnya enggan melakukan perekaman karena merasa tidak percaya diri dengan penampilan mereka saat mengenakan seragam sekolah.

“Setelah diberikan izin untuk berdandan lebih rapi, mereka justru antusias mengikuti perekaman. Contohnya, di SMA 3, dari 103 siswa yang menjadi target, hanya dua siswa yang tidak melakukan perekaman karena alasan pribadi.” ungkapnya (adv/dk)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *