KUKAR: Pemerintah Kecamatan Muara Badak terus memprioritaskan pembangunan infrastruktur pelayanan dasar guna memenuhi kebutuhan masyarakat. Fokus utama pembangunan tahun 2024 mencakup penyelesaian proyek rumah sakit dan pengembangan jaringan jalan penghubung antarwilayah.
Camat Muara Badak, Arpan, progres pembangunan di Muara Badak cukup signifikan.
“Tahun ini, pembangunan rumah sakit dan infrastruktur jalan di Kecamatan Muara Badak terus digenjot. Kami sangat mengapresiasi perhatian Pemkab Kukar terhadap kebutuhan dasar masyarakat,” kata Arpan, Senin (18/11/24).
Pembangunan rumah sakit yang dimulai pada akhir 2023 terus berlanjut hingga 2024. Namun, fasilitas ini belum dapat difungsikan secara maksimal karena masih kekurangan sumber daya manusia (SDM) seperti dokter spesialis, tenaga medis, dan staf pendukung lainnya.
“Saat ini, kami masih berupaya melengkapi tenaga medis yang diperlukan agar rumah sakit ini dapat segera beroperasi dan melayani masyarakat,” jelasnya.
Selain rumah sakit, pembangunan jalan penghubung antarwilayah juga menjadi perhatian utama. Pembangunan jalan lingkungan dengan aspal dan semenisasi telah mendapat dukungan besar dari Pemkab Kukar, termasuk penyelesaian Jembatan Sambera.
“Tahun ini sudah banyak jalan yang diperbaiki, namun masih ada jalan tembus ke Kecamatan Anggana yang perlu dilanjutkan pembangunannya,” ungkap Arpan.
Untuk mendukung pembangunan, Kecamatan Muara Badak telah mendapatkan sekitar 119 proyek skala kecil dari program pokok pikiran (pokir) anggota DPRD dan hasil Musrenbang. Selain itu, berbagai program pembangunan yang dibiayai melalui APBD Kukar juga terus berjalan.
“Dengan dukungan ini, kami optimis pembangunan di Muara Badak bisa berjalan sesuai target dan harapan masyarakat dapat terpenuhi,” pungkasnya.
Pemenuhan infrastruktur dasar seperti rumah sakit dan jalan di Kecamatan Muara Badak diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta mempercepat kemajuan wilayah tersebut. (adv/dk)

















