KUKAR: Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) akan menggelar event besar bertajuk “Raya Budaya Nuju Erau Adat Kutai” di Kota Balikpapan. Acara ini dijadwalkan berlangsung pada tanggal 31 Agustus hingga 6 September 2024.
Event budaya ini akan melibatkan sejumlah pelaku seni dan budaya dari berbagai daerah. Beberapa penampilan yang akan memeriahkan acara tersebut antara lain penampilan dari Icha Jikustik, Kapital (Akbar Haka), Dedi Nala Arung, Cahaya Kedataon Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, Beliang Namang dari Kedang Ipil Kecamatan Kota Bangun Darat, orkes Congkil Ratna Citra, serta atraksi olahraga tradisional (Oltrad).
Tidak hanya di Balikpapan, event “Raya Budaya Nuju Erau Adat Kutai” ini juga akan digelar di Sangatta pada 6 September, Bontang pada 7 September, dan akan ditutup di Samarinda pada 14 September 2024.
Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kukar, Puji Utomo, menjelaskan bahwa tujuan dari acara ini adalah untuk melestarikan dan memperkenalkan budaya Kutai secara lebih luas, khususnya di tengah kemajuan zaman yang dapat mengikis nilai-nilai tradisional.
“Yang pasti, ini adalah langkah untuk memperkenalkan budaya Kutai, terutama menjelang pelaksanaan Erau Adat Pelas Benua 2024 di Tenggarong,” ujarnya.
Puji juga menambahkan bahwa pelaksanaan Erau ini diharapkan dapat menarik perhatian masyarakat dari berbagai kecamatan di Kukar maupun wisatawan dari luar daerah, termasuk wisatawan mancanegara. Selain itu, keterlibatan pelaku seni dan budaya dalam acara ini adalah upaya pemerintah untuk memberikan ruang bagi mereka untuk berkarya.
“Melalui pelaksanaan Erau Adat Pelas Benua, kami berharap dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat, terutama bagi pelaku ekonomi kreatif.” Ungkapnya.
Ia menambahkan, tahun ini Erau Adat Kutai Kartanegara mengusung tema “Memajukan Kebudayaan, Mengagungkan Peradaban Nusantara,” dengan harapan budaya Kutai Kartanegara semakin dikenal, khususnya di Kalimantan Timur. (adv)

















