KUKAR: Sebanyak 26 Sekolah Dasar di Kutai Kartanegara (Kukar) telah disiapkan menjadi pilot rujukan Google. Pemilihan sekolah-sekolah di Kukar oleh Google didasarkan pada penggunaan pembelajaran berbasis digital di sekolah-sekolah tersebut, termasuk penggunaan Google Drive, Google Docs, Google Workspace for Education, dan lainnya.
Kepala Bidang Pendidikan SD Disdikbud Kukar, Ahmad Nurkhalis, menyatakan bahwa penunjukan menjadi Sekolah Rujukan Google (SRG) saat ini masih dalam tahap menuju kandidat SRG. Pada tahap pertama, 26 sekolah dipilih, dan jumlah ini akan ditingkatkan menjadi 40.
“Sekolah-sekolah dipilih berdasarkan beberapa kriteria, seperti ketersediaan sinyal, fasilitas gedung yang aman untuk perangkat komputer, serta kesiapan kepala sekolah dan personilnya dalam mengembangkan program ini,” ujar Ahmad Nurkhalis.
Untuk menentukan sekolah yang layak menjadi SRG, Disdikbud Kukar juga melibatkan komunitas belajar Kukar Pintar dalam proses penilaian.
“Komunitas belajar Kukar Pintar membantu kami dalam menentukan sekolah-sekolah yang layak diasesmen untuk menjalankan program SRG,” jelasnya.
Pada tahun kedua, sekitar tahun 2025, jumlah sekolah yang menjadi SRG akan ditambah lagi sebanyak 40 sekolah. Pembekalan akan dilakukan kepada para guru agar mereka siap menjalankan program ini, yang akan dimulai dari kelas 4, 5, dan 6 di SD.
Ahmad Nurkhalis menambahkan bahwa meskipun ada risiko, ada optimisme dari pihak Disdikbud untuk mencoba dan secara bertahap meningkatkan kapasitas guru serta kemampuan siswa melalui program SRG ini.
“Kami berharap pilot project ini disambut baik oleh sekolah-sekolah yang terpilih, dan mereka dapat bertanggung jawab serta memiliki semangat untuk melangkah lebih maju. Dengan dukungan anggaran dan kebijakan dari Disdikbud serta Pemkab, kami berharap sekolah-sekolah dapat memanfaatkan momen ini untuk meningkatkan kualitas pendidikan,” tutupnya.(adv/dk1)

















