Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
KUTAI KARTANEGARA

PKS Kukar Ajak Masyarakat Lestarikan Budaya Kutai di HUT ke-244 Kota Tenggarong

246
×

PKS Kukar Ajak Masyarakat Lestarikan Budaya Kutai di HUT ke-244 Kota Tenggarong

Share this article
Ketua DPD PKS Kukar Ahmad Zainuddin (Foto : Andri/dutakaltimnews.com)
Ketua DPD PKS Kukar Ahmad Zainuddin (Foto : Andri/dutakaltimnews.com)
Example 468x60

KUKAR: Ketua DPD PKS Kutai Kartanegara (Kukar), Ahmad Zainuddin, menyampaikan ucapan selamat Hari Ulang Tahun (HUT) ke-244 Kota Tenggarong yang diperingati pada 28 September 2026.

Ahmad berharap momentum hari jadi Kota Tenggarong tidak hanya menjadi perayaan seremonial, tetapi juga menjadi pengingat pentingnya menjaga dan melestarikan budaya Kutai Kartanegara yang telah diwariskan secara turun-temurun.

“Selamat ulang tahun ke-244 Kota Tenggarong. Semoga sukses selalu,” ujar Ahmad, Senin (28/9/2026).

Ia mengajak seluruh masyarakat untuk mensyukuri perjalanan panjang Kota Tenggarong yang kini telah memasuki usia 244 tahun. Menurutnya, berbagai kemajuan yang telah dicapai harus dijaga dan diiringi dengan komitmen mempertahankan identitas budaya daerah.

“Mari kita sama-sama melestarikan budaya Kutai Kartanegara yang memiliki nilai begitu besar. Budaya ini harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi penerus kita,” pesannya.

Sementara itu, Bupati Kukar Aulia Rahman Basri turut menyampaikan ucapan selamat Hari Jadi ke-244 Kota Tenggarong kepada seluruh masyarakat.

“Kami mengucapkan selamat hari jadi ke-244 untuk Kota Tenggarong,” ujar Aulia.

Ia menilai tema HUT ke-244 Kota Tenggarong, “Raja Menjamu Rakyatnya”, memiliki makna yang mendalam. Tema tersebut, kata dia, mencerminkan semangat kebersamaan antara pemimpin dan masyarakat serta pemerintah dan rakyat.

“Manunggal berarti penyatu, rakyat bersama rakyatnya, pemimpin bersama masyarakatnya, pemerintah bersama rakyatnya. Karena pada akhirnya, pembangunan bukanlah pekerjaan pemerintah semata,” katanya.

Aulia menegaskan, keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh banyaknya program yang dijalankan pemerintah. Lebih dari itu, pembangunan membutuhkan keterlibatan dan kebersamaan seluruh elemen masyarakat agar hasilnya dapat dirasakan secara luas.

“Pembangunan bukan hanya pekerjaan pemerintah. Pemerintah dan masyarakat harus berjalan bersama untuk membangun daerah,” pungkasnya. (and)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *