Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
KUTAI KARTANEGARA

22 Siswa Kukar Lolos OMI 2026, Siap Berlaga di Tingkat Provinsi

260
×

22 Siswa Kukar Lolos OMI 2026, Siap Berlaga di Tingkat Provinsi

Share this article
Kegiatan OMI Tingkat Kabupaten Kukar Tahun 2026 (Dok. Kemenag Kukar)
Kegiatan OMI Tingkat Kabupaten Kukar Tahun 2026 (Dok. Kemenag Kukar)
Example 468x60

KUKAR: Sebanyak 22 siswa madrasah di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) berhasil meraih tiket untuk melaju ke Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Timur.

Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kementerian Agama (Kemenag) Kukar, Hj. Eka Nurhidayah, mengatakan seleksi OMI tingkat kabupaten telah rampung dilaksanakan pada 7-9 September 2026. Kegiatan tersebut diikuti peserta dari seluruh jenjang madrasah, mulai dari Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), hingga Madrasah Aliyah (MA).

“Pelaksanaan tingkat kabupaten sudah selesai tanggal 9 September. Pesertanya dari semua jenjang, mulai MI, MTs sampai MA,” kata Eka Selasa (15/9/2026).

Ia menjelaskan, salah satu bidang yang diperlombakan dalam OMI adalah sains dengan sejumlah mata pelajaran yang disesuaikan berdasarkan jenjang pendidikan.

Untuk jenjang MI, mata pelajaran yang dilombakan meliputi Matematika Terintegrasi dan IPAS. Sementara tingkat MTs mencakup Matematika, IPA, IPS, Geografi, dan Biologi yang dikemas secara terintegrasi.

Pelaksanaan OMI tingkat Kabupaten Kukar tidak dipusatkan di satu lokasi. Peserta mengikuti kompetisi yang tersebar di sejumlah titik lokasi (tilok) di berbagai wilayah Kukar.

Beberapa lokasi tersebut di antaranya MAN 1 Kukar di Tenggarong, MAN 2 Kukar di Tenggarong, MTsN 3 Kukar di Muara Jawa, MTsN 4 Kukar di Samboja, MA Miftahul Ulum di Anggana, serta MA As’adiyah di Santan Tengah, Kecamatan Marangkayu.

Menurut Eka, seluruh peserta berasal dari berbagai kecamatan di Kukar. Mereka kemudian mengikuti seleksi hingga menghasilkan 22 siswa terbaik yang berhak mewakili Kukar pada tingkat provinsi.

“Pesertanya dari masing-masing kecamatan. Dari 20 kecamatan di Kukar kemudian tersaring 22 siswa sebagai pemenang yang akan maju ke tingkat provinsi,” jelasnya.

Pada tingkat provinsi, pelaksanaan OMI juga akan menggunakan sistem Computer Based Test (CBT) atau ujian berbasis komputer. Peserta akan tersebar di empat titik lokasi yang telah ditentukan.

Selain kompetisi sains, OMI juga memiliki kategori riset yang diperuntukkan bagi siswa MTs dan MA. Untuk kategori ini, seleksi dilakukan langsung di tingkat pusat. Kukar sebelumnya berhasil masuk dalam 30 besar pada kategori riset.

Eka berharap 22 siswa yang telah lolos ke tingkat provinsi mampu memberikan hasil terbaik dan kembali mengharumkan nama Kukar hingga tingkat nasional.

“Mudah-mudahan semuanya bisa masuk ke tingkat nasional. Yang jelas mereka sudah menjadi juara dan mudah-mudahan bisa menjadi juara kembali di tingkat provinsi hingga nasional,” harapnya.

Ia menyebutkan, peluang tersebut bukan tanpa dasar. Pada pelaksanaan tahun sebelumnya, Kukar pernah mengantarkan salah satu peserta hingga ke tingkat nasional melalui cabang Matematika dari salah satu madrasah di wilayah Kukar.

Sementara itu, Kepala MAN 1 Kutai Kartanegara, H. Abil Hasan, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pembina OMI yang telah mendampingi dan membina para peserta hingga berhasil meraih prestasi.

Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari proses panjang, mulai dari pembinaan, pendampingan, hingga dukungan berbagai pihak.

“Prestasi ini tentu tidak lahir dalam semalam, tetapi dari proses panjang yang dilakukan bersama,” ujarnya.

Abil juga mengapresiasi dukungan MAN 1 Kukar yang telah memberikan fasilitas dan ruang bagi peserta didik serta para pembina untuk terus berkembang dan berprestasi.

MAN 1 Kukar sendiri mendapat kepercayaan menjadi salah satu titik lokasi penyelenggaraan OMI tingkat Kabupaten Kukar yang melibatkan peserta dari jenjang MI, MTs, dan MA.

Ia menilai seluruh rangkaian pelaksanaan di lokasi tersebut dapat berjalan dengan baik berkat dukungan dan kerja sama seluruh pihak.

“Prestasi bukan hanya tentang siapa yang menjadi juara, tetapi tentang bagaimana kita tumbuh, belajar, saling mendukung, dan memberikan yang terbaik dalam setiap proses,” pungkasnya. (and)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *