KUKAR: Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus mematangkan persiapan menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur 2026 yang akan berlangsung di Kabupaten Paser pada November mendatang.
Sekretaris Umum PASI Kukar, Sofiansyah, mengatakan kontingen atletik Kukar saat ini diperkuat sebanyak 38 atlet yang terdiri dari 23 atlet putra dan 15 atlet putri. Mereka akan didampingi sembilan pelatih, dua ofisial, serta satu manajer.
Dengan waktu persiapan yang tersisa kurang lebih dua bulan, PASI Kukar memilih menjalankan pola pemusatan latihan secara mandiri di klub masing-masing.
Meski belum menjalani training center (TC) secara terpusat, para atlet tetap memiliki jadwal latihan bersama yang digelar setiap dua minggu sekali di Stadion Aji Imbut, Tenggarong Seberang.
“Kita sementara ini tidak ada TC sentralisasi, jadi TC mandiri di klub masing-masing. Tetapi kami punya jadwal setiap dua minggu atlet dikumpulkan di Stadion Aji Imbut untuk latihan bersama, menjaga kekuatan dan latihan teknik lainnya,” ujarnya, Kamis (10/9/2026).
Menurutnya, kondisi cuaca panas dan kabut asap yang terjadi belakangan ini belum menjadi kendala besar bagi program persiapan atlet. Namun, pihaknya melakukan penyesuaian terhadap waktu latihan untuk menjaga kondisi kesehatan para atlet.
“Sebenarnya tidak ada kendala. Memang dengan adanya cuaca seperti ini, latihan kita agak diturunkan sedikit jamnya. Biasanya setengah empat, mungkin program masuk jam empat lewat,” jelasnya.
Terkait target medali, Sofiansyah mengaku PASI Kukar belum ingin menetapkan target secara terbuka. Namun, hasil Babak Kualifikasi (BK) tahun 2025 menjadi modal optimisme bagi tim atletik Kukar.
Pada ajang tersebut, Kukar berhasil menempati posisi kedua setelah Kabupaten Berau.
“Untuk sementara kita tidak berani masuk target, tetapi kita melihat hasil BK 2025, kita berada di posisi dua setelah Berau. Artinya seluruh kemampuan atlet lokal kita akan kita kerahkan dan kita support sekuat-kuatnya. Yang pasti kita akan memberikan yang terbaik,” ungkapnya.
Ia menambahkan, dukungan dan motivasi dari Pemerintah Kabupaten Kukar, KONI Kukar, serta Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar terus menjadi dorongan bagi pengurus dan atlet dalam menghadapi Porprov mendatang.
“Kita sebagai pengurus maupun anak-anak tetap kita dorong untuk terus termotivasi. Waktu berjalan terus, jadi jangan sampai kendor latihan,” tuturnya.
Sementara itu, Pelatih Atletik Kukar, Ladiman, menyebut persiapan tim saat ini telah mencapai sekitar 85 persen.
Menurutnya, waktu yang tersisa akan dimanfaatkan untuk memaksimalkan pembinaan dan mematangkan kesiapan atlet sebelum diberangkatkan ke Porprov Kaltim 2026.
“Persiapan sekitar 85 persen. Karena tinggal dua bulan lagi, nanti mungkin satu bulan terakhir persiapan sudah mencapai 99 persen,” katanya.
Ladiman menegaskan dirinya menargetkan para atlet binaannya mampu menyumbangkan medali bagi Kukar. Ia optimistis sejumlah atlet memiliki potensi besar, terutama atlet dari klub yang selama ini menjadi salah satu penyumbang medali emas.
“Komitmen saya sebagai pelatih, target harus medali. Kebetulan pendulang medali emas banyak dari atlet-atlet kami,” ujarnya.
Dalam kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan, program latihan tetap berjalan dengan sejumlah penyesuaian. Durasi latihan dipersingkat untuk mengurangi risiko terhadap kesehatan atlet.
“Latihan kami menyesuaikan saja. Karena sekarang banyak asap akibat kebakaran hutan, latihan kami perpendek. Biasanya mulai setengah empat, sekarang jam empat sudah standby. Latihan hanya sekitar satu setengah sampai dua jam,” jelasnya.
Meski demikian, Ladiman mengakui hingga saat ini belum ada pengumpulan seluruh cabang olahraga secara menyeluruh untuk persiapan Porprov. Komunikasi terkait pembinaan tim secara bersama juga masih dinantikan.
Untuk kekuatan tim, PASI Kukar sebelumnya menyiapkan sekitar 38 atlet. Namun, setelah adanya kepengurusan baru, jumlah tersebut masih berpotensi mengalami penyesuaian.
Ladiman menegaskan perubahan tersebut bukan disebabkan oleh pengurangan nomor pertandingan dalam cabang olahraga atletik.
Ia pun optimistis Kukar mampu bersaing untuk meraih hasil terbaik di Porprov Kaltim 2026. Optimisme itu didukung potensi atlet yang seluruhnya merupakan hasil pembinaan lokal.
“Walaupun kemarin kami peringkat kedua, kami semaksimal mungkin. Semoga tim Kutai Kartanegara, khususnya atletik, bisa meraih juara umum. Itu target kami,” tegasnya.
“Dengan potensi atlet yang ada, atlet kita sekarang semuanya atlet lokal. Tidak ada atlet dari luar. Semua adalah hasil pembinaan asli PASI Kukar,” katanya.
Sementara itu, Kepala Bidang Prestasi Olahraga Dispora Kukar, Rita Agustina, turut memberikan semangat kepada para atlet yang akan berlaga di Porprov Kaltim 2026 di Kabupaten Paser.
Ia berharap seluruh atlet Kukar tetap menjaga kondisi kesehatan dan mampu memberikan penampilan terbaik demi mengharumkan nama daerah.
“Untuk atlet yang nantinya bertanding di Porprov Paser, tetap semangat, jaga kesehatan, dan mudah-mudahan target medali bisa tercapai,” pungkasnya. (*van)

















