KUKAR: Persaingan perebutan kursi Ketua DPD Partai Golkar Kutai Kartanegara (Kukar) dalam Musyawarah Daerah (Musda) XI mengerucut kepada satu nama. Hasanuddin Mas’ud menjadi satu-satunya bakal calon yang menyerahkan sekaligus melengkapi berkas persyaratan hingga batas akhir proses pendaftaran, Jumat (28/8/2026).
Kondisi tersebut membuat Hasanuddin Mas’ud berpeluang besar menjadi calon tunggal dalam Musda XI Partai Golkar Kukar.
Ketua Steering Committee (SC) Musda XI Partai Golkar Kukar, Junaidi Samsuddin, mengatakan, secara kuantitas dukungan yang diterima telah memenuhi syarat minimal, yakni delapan suara.
“Kalau secara kuantitas itu sebenarnya terpenuhi secara dukungan. Minimal cuma delapan suara,” kata Junaidi.
Meski demikian, SC masih menemukan sejumlah persoalan administrasi dalam dokumen dukungan. Salah satunya terdapat dukungan yang hanya ditandatangani ketua atau sekretaris, padahal seharusnya ditandatangani keduanya.
Namun, kekurangan tersebut tidak menggugurkan dukungan karena jumlah dukungan yang dipersyaratkan telah terpenuhi. Sejumlah kekurangan surat kepengurusan juga telah dilengkapi.
“Yang administrasi masih belum sesuai kaidah yaitu Kecamatan Muara Badak dan Kecamatan Sebulu. Tapi itu tidak menggugurkan pihak yang bersangkutan untuk mendapatkan suara di Musda,” jelasnya.
Junaidi memastikan, SC telah menyelesaikan proses verifikasi terhadap berkas bakal calon. Selanjutnya, hasil verifikasi akan diserahkan kepada DPD Partai Golkar Kukar untuk diproses dalam tahapan Musda.
“Setelah rapat memastikan dokumen lengkap, kita akan serahkan ke DPD. Nanti daftar nama ini akan kita serahkan ke DPD ke pimpinan tetap di Musda,” ujarnya.
Ia menyebut, hingga batas akhir penyerahan berkas pada Jumat sore, hanya Hasanuddin Mas’ud yang dinyatakan memenuhi tahapan sebagai bakal calon.
“Verifikasi sudah clear di kita, SC, karena sudah kita batasi dari beberapa hari kemarin sampai tanggal 28 sore dan itu sudah selesai,” katanya.
Sementara itu, Ketua PTK Partai Golkar Tenggarong, Deny Ruslan, menyatakan dukungan terhadap Hasanuddin Mas’ud juga datang dari 20 PTK yang memiliki suara dalam Musda.
Dari total 25 pemilik suara, 20 di antaranya merupakan PTK dari kecamatan-kecamatan. Deny menyebut seluruh 20 PTK tersebut telah sepakat mendukung Hasanuddin Mas’ud.
“Secara bulat semuanya dari 20 PTK itu sepakat untuk mengajukan atau mendukung Bapak Hasanuddin Mas’ud sebagai calon Ketua DPD Partai Golkar periode yang akan datang,” kata Deny.
Menurut Deny, pihaknya sebelumnya telah berkomunikasi dengan sejumlah kandidat. Terdapat sekitar tiga hingga empat nama yang sempat dikonfirmasi untuk maju. Namun, hingga batas akhir pengembalian formulir, hanya Hasanuddin Mas’ud yang menyatakan siap dan menyerahkan berkas.
“Yang bersedia dan siap untuk maju pada detik terakhir hanya Pak Hasanuddin Mas’ud,” ujarnya.
Deny pun memperkirakan Hasanuddin Mas’ud akan menjadi calon tunggal dalam Musda XI Partai Golkar Kukar. Ia berharap kepemimpinan ke depan mampu membawa Partai Golkar Kukar lebih baik dengan menjadikan pengalaman sebelumnya sebagai bahan evaluasi.
Selain itu, Deny menegaskan komitmen PTK agar Partai Golkar ke depan mengusung kader sendiri dalam kontestasi pemilihan kepala daerah.
“Kawan-kawan PTK semua merekomendasikan untuk yang akan datang, pemilihan kepala daerah itu harus dari kader Golkar sendiri. Kita tidak bersedia lagi untuk mendukung atau memajukan calon di luar kader,” tegasnya. (and)

















