KUKAR: Kabar baik bagi dunia pendidikan di Kutai Kartanegara. Setelah resmi beroperasi sejak 2024, SMA Negeri (SMAN) 3 Muara Kaman akhirnya mulai membangun gedung sekolah permanen melalui program Unit Sekolah Baru (USB) dari Kementerian Pendidikan.
Kepala SMAN 3 Muara Kaman, Sunarsih, mengatakan pembangunan gedung saat ini telah mencapai sekitar 22 persen dan ditargetkan rampung dalam waktu enam bulan atau paling lambat akhir 2026.
“Alhamdulillah pembangunannya terus berjalan. Fasilitas yang dibangun lengkap, mulai dari ruang kelas, laboratorium, ruang guru, UKS, ruang BK, musala hingga kantin,” ujar Sunarsih kepada dutakaltimnews.com Senin (3/8/2026).
Selama gedung permanen belum selesai, sebanyak 108 siswa masih menjalani proses belajar mengajar dengan memanfaatkan Balai Desa Bunga Jadi sebagai ruang kelas sementara. Lokasi gedung baru berada sekitar dua kilometer dari tempat belajar saat ini dengan akses jalan yang sudah disemen sehingga mudah dilalui.

Meski masih menumpang, aktivitas pembelajaran tetap berlangsung normal dengan dukungan 13 guru PPPK dan seorang kepala sekolah.
Sunarsih berharap pembangunan dapat selesai sesuai jadwal agar para siswa segera menikmati fasilitas pendidikan yang lebih representatif.
Sementara itu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Timur Wilayah III Kutai Kartanegara, Muhammad Ruslie, menyebut pembangunan SMAN 3 Muara Kaman menjadi salah satu proyek prioritas tahun ini dan progresnya terus berjalan.
Di sisi lain, ia mengungkapkan revitalisasi SMAN 4 Tenggarong masih tertunda akibat kendala administrasi lahan. Namun, usulan pembangunan akan kembali diajukan dan telah masuk dalam perencanaan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur untuk tahun anggaran 2027.
Rampungnya pembangunan SMAN 3 Muara Kaman diharapkan menjadi tonggak pemerataan layanan pendidikan menengah di wilayah hulu Kutai Kartanegara sekaligus memberikan lingkungan belajar yang lebih layak dan nyaman bagi para siswa. (and)

















