Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
KUTAI KARTANEGARA

Puluhan Orang Diduga Keracunan Usai Santap MBG di Sebulu, Murid dan Guru Dilarikan ke Puskesmas

253
×

Puluhan Orang Diduga Keracunan Usai Santap MBG di Sebulu, Murid dan Guru Dilarikan ke Puskesmas

Share this article
Camat Sebulu memantau penanganan pasien yang diduga terdampak MBG di Puskesmas Sebulu. (Dok. Camat Sebulu Edy Fahruddin)
Camat Sebulu memantau penanganan pasien yang diduga terdampak MBG di Puskesmas Sebulu. (Dok. Camat Sebulu Edy Fahruddin)
Example 468x60

KUKAR: Puluhan murid dan guru serta sejumlah penerima manfaat lainnya diduga mengalami keracunan setelah menyantap makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang didistribusikan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Sebulu Ulu, Kecamatan Sebulu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Senin (3/8/2026).

Para penerima manfaat mengalami sejumlah keluhan, mulai dari mual, muntah, pusing, sakit kepala hingga sakit perut.

Dari 46 orang yang terdata, sebanyak 27 orang mendapat penanganan di Unit Gawat Darurat (UGD) Puskesmas Sebulu, sementara 19 lainnya ditangani di poli anak.

camat sebulu ke puskesmas sebulu

Para penerima manfaat yang mengalami keluhan tersebut berasal dari sejumlah satuan pendidikan, di antaranya SDN 025, Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), serta enam siswa SDN 003 Sebulu Ulu.

Selain para siswa, seorang guru yang sempat mencicipi makanan sebelum dibagikan kepada murid juga dilaporkan mengalami keluhan serupa. Seorang kader Posyandu Cempa Unggu yang bertugas mencicipi makanan sebelum dibagikan kepada balita juga disebut mengalami gejala.

Camat Sebulu Edy Fahruddin mengatakan, jumlah penerima manfaat yang datang ke Puskesmas Sebulu masih berpotensi bertambah.

“Kurang lebih sampai 30 sudah ke puskesmas. Ini masih banyak yang berdatangan, mungkin orang tuanya dari masing-masing datang membawa anak ke Puskesmas,” ujarnya.

Puskesmas Sebulu

Menurut Edy, informasi awal yang diterima dari para penerima manfaat menyebutkan adanya makanan yang terasa masam. Bahkan, bagian pentol disebut diduga sudah basi.

“Informasinya dari anak-anak memang masam atau apa gitu. Dari pentol informasinya basi, yang bagian bumbu juga informasinya begitu,” katanya.

Edy menyebut makanan MBG tersebut biasanya didistribusikan pada pagi hari. Pada kejadian tersebut, makanan disebut diterima para penerima manfaat sekitar pukul 09.00 Wita.

Saat ini, pihak terkait masih melakukan pengecekan untuk memastikan kondisi makanan serta penyebab pasti munculnya keluhan kesehatan yang dialami para penerima manfaat.

Hingga berita ini diturunkan, para pasien masih menjalani penanganan medis dan pemantauan di Puskesmas Sebulu. (*van)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *