Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
KUTAI KARTANEGARAOLAHRAGA

Isu Pengurangan Cabor Porprov Kaltim Bikin Atlet dan Pengurus Resah

295
×

Isu Pengurangan Cabor Porprov Kaltim Bikin Atlet dan Pengurus Resah

Share this article
Suasana Latihan Atlet Gulat Kukar. (Dok. Gulat Kukar)
Suasana Latihan Atlet Gulat Kukar. (Dok. Gulat Kukar)
Example 468x60

KUKAR: Isu pengurangan cabang olahraga (Cabor) pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur 2026 memicu kekhawatiran di kalangan atlet dan pengurus cabor. Mereka menilai kepastian mengenai cabor yang akan dipertandingkan perlu segera ditetapkan agar persiapan atlet dapat berjalan maksimal.

Sekretaris Pengcab Gulat Kukar, M. Juliharto, mengatakan pihaknya menyayangkan apabila ajang olahraga terbesar di Kalimantan Timur itu benar-benar mengalami pengurangan cabang maupun nomor pertandingan.

Menurutnya, Porprov merupakan ajang bergengsi yang selalu dinantikan oleh seluruh kabupaten dan kota sebagai sarana pembinaan sekaligus persiapan menuju Pra Pekan Olahraga Nasional (Pra PON) hingga Pekan Olahraga Nasional (PON).

WhatsApp Image 2026 07 30 at 17.08.29

“Kalau untuk cabor gulat mungkin tidak termasuk yang dikurangi, tetapi kami tetap menyayangkan kalau sampai ada pengurangan di cabor lain. Porprov ini kan ajang yang ditunggu-tunggu daerah-daerah. Harusnya dicari solusi agar pelaksanaannya tetap maksimal,” ujarnya, Kamis (30/7/2026).

Meski menilai cabor gulat berpeluang tetap dipertandingkan, Juliharto mengaku masih mengkhawatirkan kemungkinan berkurangnya kuota maupun kelas pertandingan.

Menurutnya, apabila jumlah nomor tanding dikurangi, maka kesempatan atlet untuk bertanding juga akan ikut berkurang.

“Yang kami khawatirkan itu kalau kuota atau kelas tandingnya dikurangi. Otomatis nomor pertandingan juga berkurang. Tapi kami tetap optimistis gulat masih dipertandingkan,” katanya.

Ia menegaskan, Gulat Kukar memilih tetap fokus menjalankan program latihan yang telah disusun sambil menunggu keputusan resmi dari penyelenggara.

“Kami tetap fokus latihan. Kalau nanti sudah ada keputusan final, tentu kami akan mengikuti aturan yang ditetapkan,” ucapnya.

Menanggapi persoalan tersebut, Ketua Komisi IV DPRD Kukar, Andi Faisal, menilai kondisi yang terjadi saat ini memang cukup dilematis.

“Menurut saya serba salah. Keuangan kita juga terbatas, sementara sampai hari ini cabor mana saja yang dipertandingkan belum jelas,” katanya.

Faisal mendorong agar penyelenggara segera menetapkan daftar cabang olahraga yang akan dipertandingkan. Setelah ada kepastian, DPRD Kukar siap memanggil Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar untuk membahas langkah-langkah yang dapat ditempuh agar seluruh kebutuhan pelaksanaan Porprov dapat diupayakan sesuai kemampuan anggaran.

“Solusinya sekarang adalah mempertegas dulu cabor mana yang dipertandingkan. Setelah itu baru kita duduk bersama Dispora untuk mencari solusi, bagaimana dengan anggaran yang ada seluruh pelaksanaan bisa tetap berjalan,” pungkasnya. (*van)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *