KUKAR: Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus mempercepat pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) sebagai penggerak ekonomi masyarakat. Hingga saat ini, sebanyak 46 bangunan KDMP telah rampung 100 persen, sementara puluhan lainnya masih dalam tahap penyelesaian.
Salah satu KDMP yang siap beroperasi berada di Desa Teluk Dalam, Kecamatan Tenggarong Seberang. Pemerintah desa menyiapkan koperasi tersebut tidak hanya sebagai pusat layanan masyarakat, tetapi juga menjadi etalase pemasaran berbagai produk unggulan UMKM lokal.
Kepala Desa Teluk Dalam, Supian, mengatakan seluruh pelaku UMKM di desanya akan didorong memasarkan produk melalui KDMP. Produk seperti amplang, sarang walet, hingga aneka kue khas akan dipasarkan dengan kemasan yang lebih tahan lama agar mampu menembus pasar yang lebih luas.
“Semua UMKM akan kita dukung. Produk-produk mereka nanti kita pasarkan melalui KDMP sehingga bisa dikenal lebih luas dan meningkatkan pendapatan warga,” Rabu (8/7/2026).
Menurut Supian, KDMP akan mengusung konsep minimarket modern yang menyediakan kebutuhan pokok sekaligus menjadi pusat penjualan produk lokal. Bangunan tersebut dibangun di lahan milik desa yang berada di kawasan strategis dekat RS Nurmilia sehingga mudah diakses masyarakat.
Ia berharap keberadaan KDMP mampu membuka lapangan pekerjaan baru, meningkatkan perputaran ekonomi desa, serta menjadi wadah bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kukar, Muhammad Reza, mengungkapkan Kukar memiliki 237 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Dari jumlah tersebut, pembangunan fisik difokuskan pada 142 titik, dengan 46 bangunan telah selesai 100 persen.
“Bangunan yang selesai masih menunggu pengadaan sarana dan prasarana dari pemerintah pusat sebelum dilakukan verifikasi, validasi, dan serah terima,” jelasnya.
Reza menambahkan, masih terdapat 95 lokasi yang belum dibangun akibat kendala ketersediaan lahan, kondisi geografis, hingga jumlah penduduk di beberapa desa. Meski demikian, pemerintah menargetkan penyelesaian pembangunan 142 titik secara bertahap hingga pertengahan Agustus 2026.
Dengan percepatan pembangunan KDMP, Pemkab Kukar berharap koperasi desa dapat menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang mampu memperkuat UMKM, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah Kutai Kartanegara. (and)

















