Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
EKONOMI DAN BISNISKUTAI KARTANEGARA

50 Pelaku UMKM Perempuan di Tenggarong Terima Bantuan Stimulus

241
×

50 Pelaku UMKM Perempuan di Tenggarong Terima Bantuan Stimulus

Share this article
Penyerahan Bantuan Usaha Ekonomi Produktif bagi 50 Perempuan Penerima Manfaat Pelaku Ekonomi Kreatif di Wilayah Tenggarong bertempat di BPU, Kantor Camat Tenggarong. (Irvan/dutakaltimnews.com)
Penyerahan Bantuan Usaha Ekonomi Produktif bagi 50 Perempuan Penerima Manfaat Pelaku Ekonomi Kreatif di Wilayah Tenggarong bertempat di BPU, Kantor Camat Tenggarong. (Irvan/dutakaltimnews.com)
Example 468x60

KUKAR: Sebanyak 50 perempuan pelaku usaha ekonomi kreatif di Kecamatan Tenggarong menerima Bantuan Usaha Ekonomi Produktif dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) yang diserahkan bersama Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) di Balai Pertemuan Umum (BPU) Kantor Camat Tenggarong, Selasa (7/7/2026).

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Kutai Kartanegara Aulia Rahman Basri bersama Kepala Dinas Sosial Provinsi Kaltim Andi Muhammad Ishak sebagai bagian dari upaya mendorong peningkatan kapasitas pelaku usaha mikro dan ekonomi kreatif.

Bupati Kukar Aulia Rahman Basri mengatakan bantuan stimulus tersebut diharapkan mampu mendorong pelaku UMKM meningkatkan kualitas usaha sehingga dapat berkembang dan memiliki daya saing yang lebih baik.

“Kegiatan ini bertujuan agar UMKM dan industri kreatif kita bisa naik kelas. Dengan bantuan ini kami berharap para pelaku usaha dapat meningkatkan kualitas produk yang selama ini mereka geluti,” ujarnya.

Ia menjelaskan, penerima bantuan berasal dari berbagai jenis usaha, mulai dari penjual gorengan, peternak, usaha makanan, pembuat kue, minuman hingga jasa katering.

Menurutnya, bantuan berupa peralatan usaha akan membantu pelaku UMKM meningkatkan kapasitas produksi sekaligus memperbaiki kualitas kemasan produk sehingga berdampak pada peningkatan pendapatan.

“Misalnya pembuat kue, dengan adanya peralatan ini kapasitas produksinya bisa meningkat, packaging-nya menjadi lebih baik, sehingga pendapatan mereka juga diharapkan jauh lebih tinggi,” katanya.

Aulia menambahkan, pada tahap ini terdapat sebanyak 50 penerima manfaat yang seluruhnya berasal dari Kecamatan Tenggarong.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Provinsi Kaltim Andi Muhammad Ishak mengatakan program tersebut merupakan salah satu strategi Pemerintah Provinsi Kaltim dalam mempercepat penanggulangan kemiskinan.

Ia menjelaskan, terdapat tiga strategi utama yang dijalankan pemerintah. Pertama, mengurangi beban pengeluaran masyarakat melalui bantuan langsung tunai, bantuan sembako, bantuan iuran jaminan kesehatan, hingga jaminan ketenagakerjaan.

Strategi kedua, lanjutnya, adalah meningkatkan pendapatan masyarakat melalui pemberian bantuan produktif kepada pelaku usaha yang telah memiliki embrio usaha agar dapat berkembang lebih cepat.

“Kami berharap bantuan ini bisa berkelanjutan dan menyasar masyarakat yang memang sudah memiliki usaha. Dengan bantuan ini diharapkan usaha mereka semakin berkembang, pendapatan meningkat, dan pada akhirnya mereka dapat keluar dari garis kemiskinan secara permanen,” ujar Andi.

Ia menambahkan, strategi ketiga dilakukan melalui pengurangan kawasan kumuh, antara lain melalui program rehabilitasi rumah tidak layak huni, penyediaan sanitasi, serta akses air bersih yang melibatkan berbagai perangkat daerah.

Ia menyebut Kabupaten Kukar menjadi daerah ketiga dari rangkaian penyaluran bantuan yang dilaksanakan di 10 kabupaten dan kota di Kaltim. Program tersebut diharapkan dapat memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat sekaligus menjadi salah satu instrumen percepatan penurunan angka kemiskinan di daerah. (*van)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *